SULTRALINE.ID, MUNA – Rektor Universitas Karya Persada Muna, jadi Pemateri dalam Sosialisasi Pengelolaan Kehumasan, Peliputan dan Dokumentasi serta Informasi Publik yang di Selenggarakan Bawaslu Muna Barat, pada Kamis 14 Desember 2023, pukul 02.00 WITA, di RH Hotel Mubar.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Muna Barat, Awaluddin Usa, yang di Hadiri oleh Panwas Kecamatan, Panwas Desa, dan Awak media dan jurnalis di Muna Barat.
Ketua Bawaslu Mubar Awaluddin Usa dalam sambutannya menyampaikan, pengawasan terhadap pelaksanaan pemilu menjadi penting, sebab pemilu harus berjalan jujur dan adil. Untuk itu, ia berharap seluruh awak media ikut bersama-sama mengawasi dan melakukan pencegahan apabila terjadi dugaan pelanggaran atau potensi pelanggaran pemilu ke depannya.
“Olehnya itu peran awak media sangat penting dalam pesta demokrasi. Apalagi kita ketahui pers ini adalah pilar keempat dari demokrasi. Untuk itu kami mengajak seluruh awak media di Mubar ikut bersama-sama Bawaslu melakukan tugas-tugas pencegahan, pengawasan proses pelaksanaan pemilu sesuai regulasi,” Tutur Ketua Bawaslu Muna Barat.


Sementara itu Rektor Universitas Karya Persada Muna, Prof.Dr.Ir. Usman Rianse, MS, dalam pemaparan materi mengambil tema terkait isu-isu krusial dalam pemilihan umum. Menurut Prof tema ini sangat penting agar ke depan dapat mengetahui potensi-potensi apa saja dan isu-isu krusial apa saja yang ada pada tahapan pemilu, sampai dengan pemilihan umum 14 Februari 2024, atau 61 hari yang akan datang.
Lebih lanjut Mantan Ketua Forum Rektor Seluruh Indonesia ini menyebutkan beberapa isu krusial dalam Pemilu 2024 yang mesti dihindari, karena akan menghambat proses peningkatan kualitas dan pendewasaan demokrasi di Indonesia. Pertama, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi seputar pemilu. Lalu, politik identitas, serta politik uang.
Untuk itu, Rektor UKPM mendorong semua pihak agar bekerja sama untuk menyukseskan Pemilu 2024. Dia pun berharap agar partisipasi pemilih meningkat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, karena memilih merupakan Hak dan Kewajiban konstitusi bagi seluruh masyarakat di Indonesia yang sudah memenuhi syarat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada.
“Saya berharap, Pemilu 2024 nanti berjalan lancar sehingga tingkat partisipasi pemilih akan meningkat,” jelasnya.Lebih lanjut, Bapak Prof. Usman Rianse juga mengatakan bahwa semua yang hadir dalam acara ini memegang peranan yang penting dalam merawat dan meningkatkan kualitas demokrasi. Oleh karena itu, dia meminta agar Pemilu 2024 bisa dijadikan momentum untuk membangun demokrasi yang lebih baik,” paparnya.
“Mari ciptakan tahun 2024 sebagai momentum untuk membangun lanskap politik dan demokrasi lebih baik demi kemajuan bangsa di masa depan, serta laporkan bila ada terjadi persoalan atau masalah Pemilihan Umum,” tutup mantan Rektor Universitas Halu Oleo dua periode ini.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































