SULTRALINE.ID, KENDARI – Fakultas Teknik (FT) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, terus melakukan terobosan terbaru dalam meningkatkan pengetahuan bagi mahasiswa. Terbaru menggelar Kuliah Umum Program Internship Jepang dengan menghadirkan petinggi-petinggi dari perusahaan Jepang yaitu Direktur Umum Sugihara.Co,Ltd, Mr. Kashihara Masahiro dan dan Perwakilan Japan World Businees, Mr. Yunoki Kaito, Rabu 6 Desember 2023.
Terlihat para mahasiswa sangat antusias mengikuti kuliah umum tersebut. Usai kegiatan, Dekan FT UHO Kendari, Dr. Ir. Edward Ngii dalam hal ini diwakili Wakil Dekan (WD) Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Ir. Adris A. Putra menjelaskan Program Internship atau magang tersebut bukan saja berguna untuk mahasiswa tapi juga sangat berguna bagi institusi.
“Karena program Internship tersebut sejalan dengan program Kemenristekdikti tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” ujarnya
Kata Adris, salah satunya dengan menghadirkan secara langsung dari perusahaan Jepang untuk memberikan kuliah umum terkait bagaimana peluang-peluang dan bagaimana strategi sehingga mahasiswa yang nantinya magang di Jepang bisa beradaptasi.
“Untuk saat ini, sebanyak 121 mahasiswa Teknik tengah mengikuti program magang di Jepang, yang tersebar dibeberapa perusahaan, bukan hanya di Sugihara.Co,Ltd. Untuk yang Sugihara ini baru mau kedua kalinya untuk perekrutan mahasiswa Fakultas Teknik. Jadi kalau untuk perusahaan-perusahaan lain itu sudah banyak,” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk tahapan perekrutannya itu sudah selesai, sehingga para mahasiswa sekarang sementara dalam proses belajar bahasa Jepang di Kizuna.
“Jadi setelah itu baru mereka diberangkatkan ke Jepang setelah fasih berbahasa Jepang,” lanjutnya.
Adris berharap melalui kuliah umum ini, nantinya banyak mahasiswa yang tertarik untuk magang di Jepang apalagi Negeri sakura tersebut dikenal dengan teknologinya yang sangat maju atau canggih.
Apalagi, sambung ia, diketahui di Jepang teknologinya sangat maju, sehingga mahasiswa dari Indonesia ini bisa mempelajari teknologi yang ada di Jepang.
“Sehingga nanti saat kita kembali, kita bisa mengimplementasikan teknologi-teknologi tersebut untuk keperluan bangsa,” tukasnya.
Sementara itu, Direktur Umum Sugihara.Co,Ltd, Mr. Kashihara Masahiro mengatakan untuk kampus di Sulawesi Tenggara (Sultra) pihaknya hanya melakukan kerjasama dengan UHO Kendari dan belum berencana untuk melakukan kerjasama dengan kampus lain.
“Jadi kami tidak ada rencana seperti itu. Kami hanya berencana membangun hubungan kerjasama yang panjang dengan UHO, tidak hanya sampai di sini saja. Jadi untuk sekarang tidak ada rencana untuk bekerja sama dengan Universitas lain,” ungkapnya.
Sehingga, ia berharap melalui kuliah umum tersebut akan membuka sedikit mindset atau pola pikir mahasiswa khususnya yang memiliki minat untuk mengikuti program internship atau magang di Jepang.
“Melalui program MBKM dari Kemenristekdikti dapat menjadikan sebagai salah satu jembatan kesuksesan di masa depan untuk peserta internship, khususnya yang sudah berada di Jepang saat ini,” tambahnya.
Tempat yang sama, Perwakilan Japan World Businees, Mr. Yunoki Kaito mengatakan, salah satu tujuan program magang tersebut yaitu memberikan pengalaman yang cukup kepada mahasiswa.
“Serta memberikan pembelajaran secara langsung di tempat kerja selama magang,” ujarnya.
Lanjut ia, melalui magang dapat memberikan pelatihan praktis dan pengalaman kerja seperti pelatihan yang terkait dengan karir masa depan.
“Jadi perusahaan yang meminta magang dituntut untuk mengambil langkah-langkah dan perspektif yang luas dengan tujuan pengembangan sumber daya manusia melalui kolaborasi industri akademik rencana magang yang efektif,” tambahnya.
TIM



































