SULTRALINE.ID, KENDARI – Pengamat ekonomi dan keuangan negara, Nizar Fachry Adam menilai Presiden Jokowi mendukung program ekonomi hijau atau green ekonomi yang di gagas oleh pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Menurutnya dari beberapa, pertemuan yang dibahas oleh Ganjar Pranowo selaku Capres, mendukung sejumlah kebijakan Jokowi.
“Momentum nya saat ini, pertemuan Presiden Indonesia membahas grand design ekonomi hijau bersama Uni Eropa dan negara besar lainnya. Guna menjaga momentum isu global warming maka Jokowi membahas apa yang menjadi green ekonomi 2024-2029, yakni dalam pidatonya memaparkan sistem industri yang ramah lingkungan dan beberapa daerah mendorong sektor pertanian terutama Jawa Tengah yang sukses membawa ekonomi hijau di sektor pertanian,” kata Nizar Fachry saat ditemui di salah satu warkop di Kota Kendari, Sabtu 2 Desember 2023.
Lebih lanjut ia menyebut, dalam pembahasannya adalah, Indonesia tidak akan lagi mengunakan pupuk pestisida dan akan mendorong industri dan teknologi ramah lingkungan di sejumlah segmen. Sehingga ia menilai sejumlah kebijakan ini, hanya ada di Ganjar-Mahfud MD.
“Dan signal keberpihakan visi dan misi Ganjar juga di desain dengan ekonomi biru, apa yang menjadi dasar ekonomi biru atau ekonomi maritim,” katanya.
Sebelumnya Jokowi mendorong bonus demografi melalui sektor maritim, saat ini Capres Ganjar membangun visi di sektor ekonomi biru nya, pemanfaatan zona pesisir menjadi daerah penopang hirilisasi industri, dan juga mendorong kekayaan zona maritim yakni di sektor kelautan. Dimana saat pertemuan solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) termasuk di dalamnya nelayan Cilacap bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta, pada Kamis (30/11/2023). Pertemuan ini dalam agenda dialog terkait Permasalahan Usaha Perikanan Tangkap dan Kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
Diketahui pertemuan tersebut dihadiri sekitar 50 orang nelayan dan pengusaha perikanan se-Indonesia, dan beberapa perwakilan dari Kabupaten Cilacap, sehingga Dari arah kebijakan maka Jokowi Condong mempertahankan apa yang menjadi gagasan menjadikan Indonesia cepat dan menjadi negara besar, sesuai apa yang menjadi konsep Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Editor: Irdwan Jeko



































