SULTRALINE.ID, MUNA – Ekspedisi Benteng Kotano Wuna Jilid V berlangsung, Minggu, 29 Oktober 2023 mulai pukul 07.30 Wita hingga selesai, titik kumpul peserta di Museum Bharugano Wuna, Taman Budaya Kamali dan Masjid Al-Munajat Kawasan Benteng Kotano Wuna, Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara.
Adapun yang melepas Rombongan Ekspedisi Benteng Kotano Wuna Jilid V, Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna, Karim Darma, S.Pd, M.Si, yang sebelum di berangkatkan dilakukan do’a bersama dipimpin Modhino Tongkuno dan Modhino Lembo.
Ekspedisi Benteng Kerajaan Wuna Jilid V ini sarat dengan nilai edukasi, wisata sejarah, wisata religi dan olahraga. Ekspedisi Benteng Kotano Wuna Jilid V Tahun 2023 mengusung tema “Pemuda Peduli, Warisan Budaya Lestari”.


Ketua Komunitas Kambawuna, Adi Munardi Kuti, S.Kom, SE, menuturkan Peserta Ekspedisi Benteng Kotano Wuna Jilid V sekitar 500 orang. Ada beberapa Instansi Pemerintah, Perguruan Tinggi, Sekolah, Komunitas, Individu Pegiat Budaya dan member Kambawuna sendiri, Tidak ketinggalan warga Kotano Wuna yang didampingi setia oleh Kades dan juga Babinsanya.
Selain dari Komunitas Kambawuna, peserta terbanyak yaitu dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna, yang dipimpin langsung Sekretarisnya, Karim Darma, S.Pd, M.Si, Selain itu Universitas Karya Persada Muna (UKPM), yang di pimpin oleh Kepala Biro Umum, SDM dan kerja sama, Muhammad Guntur Dano. “Sementara dari UPTD Museum Barugano Wuna dan Taman Budaya, dipimpin oleh La Ode Haludi, S.Pd, Untuk SMKS Kelautan Perikanan Raha dipimpin Kepala Sekolahnya, serta sangat banyak peserta individu yang melaporkan diri untuk hadir langsung dalam Ekspedisi Benteng Kotano Wuna Jilid V,” tutur Bang Adi.
“Selain Ekspedisi Benteng Kotano Wuna kegiatan lainnya adalah menjelajah dinding Benteng Kotano Wuna. Pengenalan situs-situs cagar Budaya Kawasan Benteng Kotano Wuna. Pengenalan Permainan Tradisional Suku Wuna, Pementasan Lagu-Lagu Daerah Muna,” tambah Ketua Komunitas Kambawuna.
Keberadaan ekspedisi ini layak mendapat apresiasi dari pemerintah dan dijadikan sektor pariwisata. Ekspedisi kali ini di anggap sukses, karena sekitar tiga perempat dari peserta Ekspedisi belum pernah ikut ekspedisi sebelumnya dan ini adalah pengalaman pertama mereka menjelajah di atas dinding benteng Kotano Wuna. “Jadi penyebaran informasi yang masif tentang keberadaan benteng, sangat tercapai,” tutup ASN di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara cabang Muna ini.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































