SULTRALINE.ID, MUNA – Rencana pengukuhan pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, yang akan di selenggarakan pada Rabu, 18 Oktober 2023, mendapat penolakan dari Puluhan bahkan sampai Ratusan Kepala Desa yang ada di Muna hasil pemilihan serentak 2022.
Farlin SH, Kepala Desa Liangkobori, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna mengatakan seratus Kades yang ada di Muna menolak Pengukuhan Sunarti, SP sebagai Ketua APDESI Kabupaten Muna.
Ia mengungkapkan bahwa APDESI dibawah kepemimpinan Sunarti tidak melalui musyawarah mufakat dari Kepala Desa, tapi sebagai Penerima mandat dari DPP APDESI untuk melaksanakan Musda.
Dihubungi oleh Awak media sultraline, menuturkan bahwa
“Para Kepala Desa gundah gulana dengan pengukuhan Pengurus APDESI Kabupaten Muna yang tidak prosedural, bertentangan dengan AD/ART. Seharusnya yang di berikan mandat ini melaksanakan Agenda Musyawarah Daerah APDESI untuk melaksanakan pemilihan. Akan tetapi yang ada menurut Kades yang Eksentrik ini undangan menghadiri pengukuhan,” tutur Farlin saat dihubungi Sultraline, Rabu 18 Oktober 2023.


Ia menegaskan, pengukuhan tersebut terkesan dipaksakan dan Marwah Kepala Desa serasa di lecehkan.
“Olehnya itu kami berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Muna, melalui Bupati Muna untuk mengoreksi acara pengukuhan yang akan di selenggarakan Hari ini Rabu 18 Oktober 2023, pukul 13.00, bertempat di Aula Galampano Kantolalo,” ujarnya.
Apalagi, sambungnya, bahwa para Kepala Desa paham sistem organisasi, apalagi APDESI ini organisasi Internal Kepala Desa di Indonesia.
“Olehnya itu melalui kesempatan ini kami tidak ingin di Muna ada perbedaan persepsi diantara seluruh kepala Desa sebanyak 124 ini. Kami mau satu suara, satu payung untuk mewujudkan Visi Bupati Muna, menjadikan Daerah ini Maju, Mandiri dan berdaya saing, tutur Kepala Desa yang juga Advokat,” tutupnya.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































