SULTRALINE.ID, MUNA – Pemerintah Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara melaksanakan Sosialisasi Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Muna, yang di Buka oleh Sekda Muna, yang di Wakilkan oleh Asisten lll Pemkab Muna, La Ode Asmadi Teno, S.Pd,M.Pd.
Dalam kegiatan ini ini hadir pula Kepala Perum Bulog Cabang Raha, Kadis Sosial, Kadis Ketahanan pangan, Camat, Lurah dan Kades yang ada di Muna.
Dalam sambutannya Asisten lll, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan hak – hak mereka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu mantan Camat Katobu ini menjelaskan bahwa yang mendapatkan Cadangan Pangan dari pemerintah adalah masyarakat yang mendapatkan PKH, BNPT, dan Bansos, yang sudah terdaftar serta terintegrasi dengan Data Kementerian Sosial.
“Kementerian sosial bersama Badan Ketahanan Pangan Nasional untuk menanggulangi kerawanan pangan akan menambakan bantuan ekstra beras sebanyak 10 kg, kepada para penerima bansos,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Raha, Raymond David Wuri, di temui awak media sultraline, pada Hari Rabu, 20 September 2023 mengungkapkan bahwa Penyaluran bantuan beras untuk Muna akan dimulai besok, tepat hari Kamis melalui Jasa Prima Logistik, transporter bantuan pangan.
‘Berdasarkan hasil kesepakatan rapat dengan seluruh Lurah dan Kepala Desa di Muna bantuannya akan disalurkan ke setiap Desa, sesuai dengan data jumlah kebutuhan masyarakat penerima bantuan Cadangan Pangan Pemerintah ini,” tutur Raymond.
Ia menambahkan, Penyaluran ini akan dialokasikan mulai bulan September, Oktober dan November 2023. Olehnya itu, Perum Bulog Muna telah menyediakan stok beras sekitar 200 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat penerima Bantuan Sosial Cadangan Pangan Pemerintah.
Senada dengan Kepala Perum Bulog Cabang Raha, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muna, Muammar Khadafi, SH , M.Si menyebutkan, jumlah penerima bantuan ekstra beras 10 kg ini sebanyak 22.640 orang sesuai data dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos). “Adapun Sasarannya adalah para penerima Bantuan Sosial, PKH dan BPNT,” tuturnya.


Ditemui awak media, Kadis Ketahanan Pangan Muna, Ir. Mowik menyampaikan bahwa bantuan ini untuk meminimalisir dampak kenaikan harga beras yang akhir – akhir ini melonjak, oleh nya itu pemerintah melalui Badan Pangan Nasional menyalurkan cadangan pangan untuk mengurangi laju kenaikan harga beras tersebut.
‘Untuk itu kami bersinergi dengan pihak terkait dalam penyaluran bantuan cadangan pangan ini bersama Perum Bulog Cabang Raha, dan Dinas Sosial,” tutup Kadis Ketahanan pangan.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































