SULTRALINE.ID, KENDARI – Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan Gashuku dan Ujian DAN yang diikuti puluhan karateka dari berbagai Provinsi yang ada di Zona 5 Sulawesi, Maluku dan Papua.
Panitia penyelenggara, H. Arifin Kanna menjelaskan jumlah karateka yang ambil bagian sebanyak 63 orang yang dari berbagai provinsi yakni Sulawesi Selatan, Maluku, Sulawesi Tengah serta yang paling banyak itu dari Sultra.
“Yang sabuk coklat atau kyu 1 sebanyak 50 karateka, kemudian yang DAN 1 ke DAN 2 ada 8 orang, kemudian DAN 2 ke DAN 3 ada 5 orang. Untuk kegiatan nya selama 3 hari dan ini hari terakhir,” ungkap Arifin Kanna saat ditemui di lokasi kegiatan di Plaza Kubra Kendari, Selasa (18/7/2023).
Menurutnya kegiatan Gashuku dan ujian DAN merupakan rangkaian dari kejuaraan wilayah zona 5 yang dilaksanakan pada 14 Juli 2023. “Jadi kemarin setelah kejuaraan wilayah kemudian dilanjutkan Gashuku dan ujian DAN,” ujarnya.
Arifin bilang, tujuan dari Gashuku dan Ujian DAN ada beberapa poin diantaranya menyeragamkan gerakan tingkatan, mendapatkan penyelarasan gerakan tehnik Kihon, Kata dan Komite.
“Kemudian karateka memperbaiki gerakan kata pertingkatan yang akan diperagakan selama ujian. Selain itu karena INKAI ini sudah menjadi keluarga para karateka sehingga bisa memperkuat persaudaraan sesama karateka,” tambah Arifin yang juga Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Sultra.
Ia berharap semua karateka bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya dan tetap menjaga persaudaraan sesama INKAI yang ada di Zona 5.


Sementara itu, Ketua Dewan Guru DAN 9 INKAI Pusat, Abdul Kadir yang juga penguji mengatakan untuk penilaian yang mengikuti Gashuku dan ujian DAN terdiri ada 3 poin yakni penilaian tehnik dasar, penilaian jurus Kata dan penilaian tehnik komite.
Ia menjamin penilaian dilakukan secara transparan dan sesuai kriteria yang telah ditetapkan.
“Jadi penilaian itu dirangkum semua dari tiga poin itu, lihat tehnik dasarnya, jurus kata dan komite nya semua akan dimasukkan secara akumulasi,” ujarnya.
“Yang berat itu di Kata karena jurus nya dilihat harus selaras dan seimbang, semakin bagus latihan nya tentunya semakin baik pula gerakannya, karena jika gerakan nya tidak seimbang maka tidak harmoni jurusnya,” sambungnya.
Karateka yang sudah malang melintang ini menegaskan bahwa kunci menjadi atlet karateka yang baik itu memiliki jiwa disiplin, fisik dan mental yang kuat serta etika yang baik antara senior maupun junior.
“Gashuku dan ujian DAN ini juga melihat perkembangan karateka, termasuk pelatihnya bagaimana memberikan pembelajaran kepada para karateka, sehingga karateka yang ada di daerah bisa memiliki prestasi dan fisik yang kuat,” pungkasnya.
Liputan: Irdwan Jeko
Editor: Riswan M. Anwar



































