SULTRALINE.ID, KENDARI – Kejuaraan karate INKAI (Institut Karate-do Indonesia) wilayah zona 5 Sulawesi, Maluku dan Papua resmi dibuka yang dipusatkan di GOR Apriyani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat 14 Juni 2023.
Kegiatan yang diikuti 250 peserta dari berbagai kategori junior hingga senior ini dibuka langsung oleh pengurus pusat INKAI, Irwan Arif selaku Wakil Ketua III Bidang Kerjasama, Tingkatan dan 7 INKAI. Kegiatan juga dihadiri Ketua Umum INKAI Sultra, Lukman Abunawas, Dewan Guru, Dewan Wasit serta tamu undangan lainnya. Kejuaraan tersebut juga dirangkaikan dengan Gashuku dan Ujian DAN.
Irwan Arif mengatakan kejuaraan ini sangat penting mencari bibit-bibit atlet yang terbaik dari daerah-daerah termasuk di Zona 5 menuju Pekan Olahraga Nasional (PON)
“Sehingga pembinaan dimulai dari ranting, cabang hingga puncaknya di Pemprov. Provinsi ini nanti yang akan mewakili daerahnya, untuk tingkat Pra PON dan PON nantinya. Nah ini yang menjadi barometer untuk kejuaraan selanjutnya baik Nasional maupun Internasional,” terangnya
Ia juga mengapresiasi Sultra yang menyelenggarakan kejuaraan Zona 5 yang secara rutin.
“Jadi Zona 5 ini Sultra yang paling aktif melaksanakan kejuaraan. Harapan kita kedepannya ada atlet karate dari Sultra yang mampu bersaing di Nasional, bahkan bisa dibuat gedung dengan nama atlet tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum INKAI Sultra, Lukman Abunawas menjelaskan kejuaraan agenda rutin dari INKAI pusat yang setiap tahunnya ada kejuaraan per zona termasuk Zona 5.
Menurutnya, INKAI mengedepankan prestasi atlet dengan basic latihan yang rutin di Dojo-dojo yang ada di Kota Kendari dan secara umum Sultra
“Ini sebagai langkah meningkatkan prestasi atlet kita baik menghadapi kejuaraan maupun kenaikan DAN, yang terpenting bagaimana melalui olahraga beladiri ini betul-betul meningkatkan prestasi dan mempererat hubungan semua atlet,” terangnya.
Wakil Gubernur Sultra ini juga menambahkan dalam kegiatan ini semua provinsi mengutus kontingennya di masing-masing kategori Kata dan Komite perorangan dan Kata dan Komite beregu.
“Jadi kita bagaimana memberikan kesempatan kepada atlet INKAI Sultra untuk berlaga di kejuaraan ini sekaligus mengukur sejauh mana hasilnya selama berlatih di Dojo dan hasil pembinaan dari para pelatih yang betul-betul secara rutin dan kita INKAI Sultra perlu diketahui dalam kejurnas pernah meraih juara 2 dan 3 dan PON yang lalu kita mengirim dan berhasil meraih medali perunggu,” pungkasnya.


Tempat sama, Ketua Dewan Guru DAN 9 INKAI Pusat, Abdul Kadir mengatakan dengan kejuaraan ini akan memacu setiap atlet di setiap Zona untuk berlatih lebih keras lagi.
Apalagi, sambungnya, kedepan banyak pertandingan-pertandingan di setiap Zona nya yang memang membutuhkan persiapan yang matang dari para atlet mulai fisik, tehnik dan stamina harus terus terjaga dengan baik.
“Jadi kami menyiapkan masalah tehniknya. Untuk peserta selamat bertanding yang terpenting perhatian aturan pertandingan. Jadi kita berlatih sasaran nya apa untuk pertandingan, kalau tidak sering latihan tentunya kemampuan juga akan berkurang dan semakin banyak pertandingan tentunya bagus buat atlet,” katanya.
Tak ketinggalan Dewan Wasit, Donald PL Kolopita juga menyampaikan kepada seluruh atlet harus menyesuaikan dengan role yang ada. Apalagi katanya selalu ada role yang baru diterapkan yang menjadi perhatian serius para atlet.
“Jadi dalam kompetisi itu ada 18 item baru yang harus diupdate oleh atlet, sehingga ketika pertandingan nasional khususnya pra PON kedepan bisa connect dengan peraturan baru,” ujarnya Wasit yang sudah mendunia ini
Pihaknya juga menyampaikan langsung kepada atlet pada saat technical meeting dan refreshing wasit yang semuanya bisa dipahami.
“Dan para pelatih sudah tahu roles terkini,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kejuaraan akan berlangsung selama 3 hari sampai Minggu 16 Juli 2023. Yang memperebutkan piala, piagam dan sejumlah hadiah lainnya.
Editor: Riswan M. Anwar /Irdwan Jeko



































