• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home NEWS

OPINI: Perempuan Dalam Demokrasi “Kualitas Vs Kuantitas”

by SULTRALINE.ID
6 Februari 2023
in NEWS, OPINI
0
588
SHARES
904
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

Oleh : WA ODE RULIA,S.P

 

Demokratisasi di Indonesia setelah Reformasi 1998 telah membuka akses bagi perempuan untuk terlibat dalam proses politik dan pengambilan kebijakan. Jumlah perempuan di legislatif, khususnya di DPR mengalami peningkatan dari 8.8 % pada pemilu 1999 menjadi 17% pada pemilu 2014 serta meningkat menjadi 20,8 % pada tahun 2019. Namun persentase tersebut belum mencapai angka 30%, yang diperkirakan dapat menghasilkan perubahan arah kebijakan politik. Gerakan perempuan dalam demokrasi elektoral masih menghadapi berbagai tantangan. Anggota legislatif perempuan juga menghadapi tantangan politik terkait aspek institusi politik baik sistem pemilu maupun kebijakan internal partai.

Jika menilik tren jumlah perempuan yang menjadi anggota DPR RI semakin meningkat pada setiap pemilu, khususnya pada pemilu tahun 2019. Berdasarkan data BPS jumlah anggota DPR RI perempuan berjumlah 31 orang (6,71 %) pada tahun 1971. Jumlah tersebut menigkat menjadi 62 orang (12,4%) pada tahun 1992. Namun jumlah tersebut berkurang hanya menjadi 58 orang (11.6%) pada pemilu tahun 1997 dan kembali berkurang hanya 44 orang (8,8 %) pada pemilu 1999. Anggota DPR RI kembali meningkat pada pemilu 2004 dengan jumlah 65 orang dan berjumlah 100 orang (17 %) pada pemilu 2009 hingga tahun 2019 mencapai jumlah 120 orang (20,8%).

Bagaimana dengan provinsi sulawesi Tenggara? Apakah keterwakilan perempuan mencapai angka 30 %? Data BPS menunjukkan bahwa anggota DPRD di propinsi Sulawesi Tenggara berjumlah 9 orang (20 %) pada pemilu 2019. Jumlah anggota legislatif terbanyak adalah kabupaten Kolaka timur yang mencapai 10 orang (40 %) dan kota Kendari yang berjumlah 10 orang (28, 5 %). Sedangkan jumlah yang sedikit ada di kabupaten Konawe kepulauan dengan jumlah 2 orang (10%) kemudian kabupaten Bombana dengan jumlah 3 orang (12 %) pada pemilu 2019.

Berdasarkan data diatas dapat dikatakan bahwa peran perempuan dalam menentukan arah kebijakan politik masih sangat minim. Suara mereka belum signifikan untuk dapat memenangkan pertarungan gagasan dengan jumlah yang sedikit. Bahkan angka 30 % sesuai amanah undang-undang masih belum tercapai. Dalam proses pengambilan keputusan di DPR, suara legislator perempuan masih berada dalam kontrol fraksi dan politik yang maskulin. Tekanan gerakan perempuan di luar parlemen tetap memiliki arti penting untuk mendukung dan mengawal politik perempuan di parlemen. Demokrasi Indonesia pasca 1998 tumbuh menjadi demokrasi elektoral yang berbiaya politik besar. Hal ini dapat dilihat dari biaya pendirian partai politik yang tinggi dan biaya pencalonan legislatif dan kampanye yang mahal. Pada posisi ini, maka perempuan perlu bekerja keras untuk membangun jaringan dan kekuatan yang strategis untuk bisa mencapai angka 30 persen dalam Perlemen. Peran partai politik juga menjadi penting untuk bisa memberikan kesempatan dan penguatan kapasitas kepada perempuan untuk bisa memenuhi amanah Undang undang.
Pertanyaan yang sering terlontar adalah kenapa Perempuan harus diberi quota jika memang memiliki kapasitas? Pertanyaan ini sangat menarik jika dilihat dari porsi politik keterwakilan.

Dari jumlah penduduk yang mayoritas perempuan, wajib pilih terbanyak adalah perempuan. KPU RI mencatat bahwa jumlah pemilih perempuan adalah 95.829.962 (50,10 %) sedangkan laki laki berjumlah 95.193.207 (49,90 %) pada tahun 2022. Artinya bahwa 30 % menjadi angka yang realistis untuk perempuan sehingga mampu memberikan kontribusi positif dalam menentukan arah dan kebijakan strategis di Bangsa ini. Kenapa demikian? Karena Keterlibatan Perempuan mampu merepresentasikan Pengalaman Perempuan yang akan dituangkan dalam kebijakan yang lebih responsif gender.

Salah satu faktor yang menyebabkan minimnya keterwakilan perempuan dalam pemilu adalah lingkungan politik yang kurang mendukung bagi perempuan. sehingga menyebabkan perempuan kurang meyakini kemampuan dirinya dalam berpolitik. Untuk itu Partai Politik harus memberikan dukungan kepada perempuan untuk memperoleh pengetahuan dan peningkatan praktik politiknya. Partai Politik juga harus memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang arti pentingnya partisipasi perempuan di bidang politik. Kita berharap bahwa pada pemilu mendatang keterlibatan perempuan bisa terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya perempuan yang memiliki keyakinan untuk terjun ke dunia politik.

*Penulis Merupakan Koordinator Presidium Majelis Wilayah FORHATI Sultra

 

Tags: DemokrasiOpiniPerempuan
SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post
Tingkatkan Pemahaman Kepemiluan, Panwascam Lawa Bimtek PKD

Tingkatkan Pemahaman Kepemiluan, Panwascam Lawa Bimtek PKD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3589 shares
    Share 1436 Tweet 897
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In