SULTRALINE.ID, KENDARI – Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu kembali mengukuhkan 4 Guru Besar yang berasal dari Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo.
Adapun yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Rosnawintang, S.E., M.Si., berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor: 47326/MPK.A/KP.07.01/2022, tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen, tanggal 18 Juli 2022, TMT mulai tanggal 1 Juli 2022 diangkat dalam jabatan Guru Besar dalam bidang Ilmu Ekonomi.
Prof. Dr. Hasanuddin, M.S., berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor: 47333/MPK.A/KP.07.01/2022, tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen, tanggal 18 Juli 2022, TMT mulai tanggal 1 April 2022 diangkat dalam jabatan Guru Besar dalam bidang ilmu Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.
Prof. Indriyani Nur, S.Pi., M.Si., Ph.D., berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor: 55327/MPK.A/KP.07.01/2022, tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen, Tanggal 23 Agustus 2022, TMT mulai tanggal 1 Agustus 2022 diangkat dalam jabatan Guru Besar dalam bidang ilmu Kesehatan Ikan.
Prof. Dr.Eng. I Nyoman Sudiana, M.Si., berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor: 73146/MPK.A/KP.07.01/2022, tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen, tanggal 12 Desember 2022, TMT 1 November 2022 diangkat dalam jabatan Guru Besar dalam bidang ilmu Fisika/Fisika Material.

Dalam sambutannya Rektor Pada mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Rosnawintang, S.E., M.Si., Prof. Dr. Hasanuddin, M.S., Prof. Indriyani Nur, S.Pi., M.Si., Ph.D., dan Prof. Dr.Eng. I Nyoman Sudiana, M.Si., atas keberhasilannya mencapai jabatan fungsional Guru Besar. Pencapaian predikat guru besar, menjadi awal mula sebuah perjuangan untuk memantapkan khazanah keilmuan yang telah diraih, dan selalu memiliki integritas yang tinggi, tanggungjawab moral, dan yang terpenting mampu memberi kontribusi kepada masyarakat luas, dan hal ini tentunya juga dapat dilakukan oleh setiap orang.
Menurutnya Pengukuhan guru besar memiliki makna penting, yaitu pengakuan terhadap sebuah prestasi yang diraih, pemberian otoritas keilmuan, serta peningkatan tanggungjawab.
“Guru besar merupakan puncak karir jabatan fungsional seorang dosen di perguruan tinggi. Saya berpesan kepada para guru besar yang dikukuhkan hari ini, untuk bisa berbuat dan bekerja nyata dalam mewujudkan tridharma perguruan tinggi. Guru besar harus mewujudkan karya nyata dalam tridharma perguruan tinggi dalam bidang Pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta diharapkan dapat membangun semangat dan pemikiran-pemikiran baru,” pesan Rektor Dua Periode ini.
Zamrun menambahkan, para guru besar lahir dengan semangat baru dalam membangun dan memikirkan masa depan bangsa khususnya pada bidang pendidikan. Guru besar selalu terkait dengan academik leader atau kepemimpinan akademik.
Lanjut ia, Guru besar juga harus terus menerus berupaya menemukan cara tentang kepeloporan akademik yang ditunggu oleh masyarakat, selanjutnya guru besar berupaya memberikan jawaban atas persoalan yang ada di sekeliling kampus dan di masyarakat dengan aksi nyata.
“Guru besar juga harus dapat menginspirasi seluruh dosen di Universitas Halu Oleo khususnya di Program Studinya masing-masing, untuk dapat meningkatkan kualitas diri dengan melakukan pengembangan profesionalitas berkelanjutan, membangun karakter dan peradaban bangsa yang bermartabat, guna mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutupnya.



































