SULTRALINE.ID, Bombana – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Rarowatu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada pukul 18.56 Wita, Sabtu 26 November 2022.
Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan informasi gempa bumi tersebut berkekuatan Magnitudo 3 Skala Richter (SR). Dimana episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4.75 LS, 121.94 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3,8 km, Tenggara Rarowatu, pada kedalaman 7 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lokal di Tenggara Rarowatu, Kabupaten Bombana,” tulis Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin dalam rilisnya kepada awak media.
Menurutnya, guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan di beberapa wilayah Bombana dengan getaran dirasakan nyata dalam rumah bahkan Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. “Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami,” ungkapnya.
Lanjut ia, setelah dilakukan monitoring menunjukkan belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan.
Namun, Rudin tetap menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” tutupnya. (Adm)



































