SULTRALINE.ID, KENDARI – Setelah menerima 5000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang di berikan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) langsung bergerak dengan cepat guna memulai pelaksanaan vaksinasi guna mencegah penyebaran PMK.
Terdapat ribuan ekor ternak sapi yang telah disuntik vaksin PMK, hal ini disampaikan Majid Riady saat di konfirmasi oleh awak media ini melalui jaringan komunikasi WhatsApp (WA) Tim vaksinasi Majid Riady
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe selatan Jumat (4/11/2022), menjelaskan Vaksinasi PMK yang ditargetkan sesuai kesedian vaksin yang sudah ada, dimulai dari peternakan sapi yang ada di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten konawe Selatan, yakni Kecamatan Wilayah Konawe Selatan yang sudah dan akan di lakukan vaksinasi, yaitu Kec. Baito, Palangga, Buke, Tinanggea, Konda, Ranomeeto, Ranomeeto Barat, Landono, Mowila, Angata.ungkap Majid Riady .

Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan kab.Konawe Selatan
SUWARDI, S.Pt., M.Si yang ikut melakukan kegiatan vaksin ternak sapi warga.
Sesuai arahan dan tugas yang kami di berikan oleh kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan untuk melakukan Identifikasi wilayah dan ternak masyarakat untuk pelaksanaan vaksinasi
PMK. “Kita juga Melakukan komunikasi, informasi dan edukasi ( KIE ) tentang PMK kepada masyarakat dan peternak,
majid juga menjelaskan peternakan yang menjadi sasaran vaksinasi adalah ternak sapi, baik sapi perah maupun sapi potong. Vaksin tersebut diberikan kepada hewan ternak yang dalam kondisi sehat. Sedangkan hewan yang sakit dan sudah pernah terkena PMK tidak dapat divaksin, tetapi akan diberikan pengobatan dan vitamin serta penyemprotan disinfektan serta swab pada ternak warga,” pungkasnya.

Sementara itu kepala dinas, Suwardi S.Pt., M.Si Menyampaikan ke CJ sultraline bahwa kegiatan ini sudah berjalan 7 hari kalender dan akan terus dilakukan dengan tujuan untuk menyukseskan program pemerintah pusat melalui kementrian terkait yang kalau kita lihat tujuan program ini sangat bermanfaat bagi warga yang memiliki ternak sebab dapat memberikan kekebalan (antibodi) pada ternak sehingga dapat melawan Antigen atau mikro organisme penyebab penyakit serta meningkatkan kekebalan ternak terhadap virus PMK serta tidak mudah terserang penyakit.
“Hingga saat ini kita sudah realisasikan menghabiskan 2.334 dosis dan ini akan terus dilakukan oleh pemerintah kabupaten Konawe Selatan hadir ditengah tengah masyarakat guna kepentingan peternak warga konawe Selatan,” terangnya.
Suwardi optimis dengan target yang di berikan oleh pemerintah pusat melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra.
“Insya allah akan tercapai dengan melihat kondisi lapangan yang penuh kekompakan antara tim dari dinas dan warga pemilik ternak dan saling mendukung,” tutupnya.

Giat vaksin ini mendapat Respon positif dengan hadirnya pemerintah kabupaten Konawe Selatan membantu warga, ucapan terima kasih juga di lontarkan oleh warga melalui video rekaman yang beredar di media sosial pada aplikasi video, bahkan seorang wanita paruh baya mendoakan seluruh tim dan berterima kasih atas kepedulian nya selama ini.


Diketahui Penyakit mulut dan kuku (PMK) adalah penyakit infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular. Penyakit ini menyerang semua hewan berkuku belah/genap, seperti sapi, kerbau, babi, kambing, domba termasuk juga hewan liar seperti gajah, rusa dan sebagainya.
Laporan : citizen Jurnalis CJ MR.



































