SULTRALINE.ID, KENDARI – Dalam rangka Akselerasi Ekosistem Keuangan dan mendukung pencapaian target Inklusi Keuangan sebesar 90% dan Literasi Keuangan sebesar 50% pada tahun 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan Seminar Edukasi Keuangan di Hotel Claro Kendari. Seminar yang bertemakan “Peran Digitalisasi dalam Mendorong Peningkatan Inklusi Keuangan” yang dibuka langsung oleh Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir Kamis (4/8/2022).
Wali Kota Kendari dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Kendari memastikan sangat siap untuk melayani masyarakat dengan transaksi digital. Dirinya juga menambahkan, Pemerintah Kota Kendari sudah hampir 100% aktivitas keuangannya menggunakan digitalisasi dan elektronifikasi.
“Untuk di lingkungan Pemerintah Kota Kendari, sudah cukup banyak terobosan yang dilakukan mulai dari SPPD elektronik kemudian aktivitas pelayanan perizinan sudah dilakukan oleh elektronifikasi. Sekarang kita mau ekspam dengan kerjasama OJK dan Bank Indonesia, kita coba segmen pertama segmen pelajar dan sekolah-sekolah. Kedua, kita mulai dengan rumah ibadah, lalu yang ketiga adalah UMKM. Kita akan terus memastikan program digitalisasi dan elektronifikasi transaksi keuangan di Kota Kendari bisa menjadi pilot project, sekaligus bisa memotivasi teman-teman di seluruh daerah khususnya di Sulawesi Tenggara.” Paparnya.
“Dengan digitalisasi ini banyak hal yang semakin simpel di lakukan, tidak perlu lagi repot walaupun memang di awal perlu ada penyesuaian,” tambah Politisi PKS ini.

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara Arjaya Dwi Raya mengatakan, Digitalisasi merupakan salah satu solusi untuk memperluas Inklusi Keuangan di masyarakat.
“Dengan hadirnya teknologi digital membuka peluang peningkatan akses masyarakat terhadap industri jasa keuangan melalui akses layanan keuangan yang berbasis digital,” ungkapnya.
Di akhir acara Wali Kota Kendari Bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan menyerahkan secara simbolis Simpanan Pelajar (Simpel) sebanyak 1.106 tabungan kepada perwakilan Sekolah SD-SMP.
Kegiatan ini di ikuti oleh Bupati Konawe Selatan, Sekda Konawe Utara dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia.



































