ADVERTORIAL – Beragam pembangunan dan program kerja Walikota H. Sulkarnain Kadir sudah dijalankan beberapa tahun terakhir. Kendati belum semua sempurna, perubahan mulai tampak. Terutama wajah Kota kendari yang sudah lebih cantik kini.
Itu bisa dilihat dari jalan dan hingga pembenahan pemukiman kumuh yang sudah lebih berwarna-warni dan asri saat ini. Sejumlah kompleks perumahan di Kota Kendari juga sudah lebih terang dengan hadirnya program kendari terang yang menyentuh lorong-lorong di Kota Kendari.
Saat ini juga Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir sedang melambungkan pembangunan di beberapa pembangunan infrastruktur diantaranya pembangunan kantor Walikota Kendari yang di lengkapi dengan Mal pelayanan publik (MPP). Di MPP nantinya akan berfungsi sebagai sentral pelayanan bagi warga kota kendari dan juga luar kota kendari dengan sistem on stop service (pelayanan terpadu satu pintu) selama 7 hari dalam sepekan.
Di MPP nantinya masyarakat sangat dimudahkan karena semua proses perizinan maupun perbankan dan lainnya sudah tidak ribet dan semakin cepat.
Selain itu juga dalam rangka mencegah Kemacetan kota kendari dengan semakin pesatnya pertumbuhan penduduk pemerintah kota kendari membangun jalan kembar kadia yang menghubungkan 4 jalur dari arah ZA Sugianto menuju HEA Mokodompit, Rujab Walikota dan Kendari Park.
Pembangunan Jalan Kembar sendiri sudah dilakukan sejak 2021 dan dijadwalkan rampung diakhir 2022 ini dengan menelan anggaran mencapai 220 miliar rupiah yang bersumber dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) PT SMI Kementerian Keuangan RI.
Tak cukup sampai disitu, pembangunan fasilitas publik terus ditingkatkan. Terbaru pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di wilayah Kecamatan Puuwatu yang nantinya bisa dimanfaatkan bukan hanya warga Kendari, tapi di daerah perbatasan Kota yakni Konawe dan Konawe Utara.

Bahkan, nantinya RSUD Tipe D dibangun diatas 6900 meter bujur sangkar dilengkapi sejumlah fasilitas yang sangat memadai, diantaranya ruang gawat darurat, instalasi rawat jalan, rawat inap, ICU, ruangan polisi, ruang tindakan bedah, ruang kebidanan dan penyakit kandungan, ruang operasi dan kantor.
sehingga ketika rampung diakhir tahun bisa langsung digunakan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu ia menyampaikan pembangunan Puskesmas Kandai yang terletak di depan pasar sentral Kota, Kelurahan Dapu-dapura, Kecamatan Kendari Barat.
Menurutnya, Puskesmas Kandai hampir menghampiri Rumah Sakit, mengingat lokasi tersebut dekat dengan pelabuhan yang menuju ke Konawe Kepulauan, sehingga pelayanan kesehatan bukan hanya warga Kendari tapi masyarakat Konawe Kepulauan.
“Alhamdulillah kita sudah peletakkan batu pertama kemarin dan insyaallah ini rampung akhir tahun ini,” katanya.
Orang nomor satu di Kota Kendari ini juga menyampaikan bahwa saat ini Kota Kendari pembangunan jalan semakin lebih baik lagi dengan pembangunan jalan outer ring road Kota Kendari yang sudah bisa dilewati.
“Jalan lingkar luar kendari yang sudah bisa di lalui warga yang melintas,” ungkap Walikota saat dialog bersama warga yang dilaksanakan oleh media online sultraline.id dan disiarkan oleh chanel youtube sultraline, di studio 1 Hollywood Kendari, Kamis, 7 Juli 2022.


Menurut, Sulkarnain Kadir atas semua itu bukan kerja satu orang melainkan semua pihak dari jajaran pemerintah kota serta masyarakat Kota Kendari. Pembangunan semua itu juga sejalan dengan Visi Misi Kota Kendari Mewujudkan Kota layak huni berbasis ekologi, informasi dan teknologi.
Seperti yang diketahui, banyak perubahan terjadi. Selain secara fisik, perubahan juga terlihat dalam hal kebijakan peningkatan perekonomian. Dalam sesi dialog media sultraline sebagai penggagas kegiatan tersebut juga mengajak pengamat ekonomi yang juga Dekan Fakultas ekonomi Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Syamsul Anam Ilahi untuk memberikan tanggapan terhadap capaian pembangunan yang sudah di laksanakan.
Menurut Syamsul Anam Ilahi bahwa saat ini Pemerintah kota harus lebih fokus lagi pada pembangunan ekonomi mikro kecil untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi bagi warga kota kendari saat ini.
Apalagi katanya, Kota Kendari sebagai Ibukota Provinsi yang menjadi jantung Sulawesi Tenggara dalam tumbuh kembangnya perekonomian maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Senada dengan itu pengamat kebijakan sosial dan lingkungan, Suleman Nur Alam menyoroti persoalan lingkungan yakni penanganan sampah di Kota kendari.

Kegiatan dialog tersebut semakin menarik dengan di bukanya sesi kedua bagi penanya oleh presenter dialog kopi darat, Lia Paymand. Salah satu peserta dialog dari Ketua LPM Lalorara menjelaskan pada Walikota tentang wilayah kelurahan mereka yang belum ada lampu jalan, setelah mendengarkan hal tersebut, Walikota langsung merespon cepat dan langsung meminta pada Lurah Lalorara yang juga hadir dalam kegiatan tersebut agar di hari itu juga segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan.

Sepanjang dialog, masyarakat dapat menyaksikan dialog begitu serius. Salah satu warga yang di wawancarai, Yusuf peserta perwakilan ojek online (Ojol) Kendari menjelaskan pada awak media ia sangat tertarik dengan kegiatan seperti ini.
Apalagi, menurutnya kegiatan dimulai dengan pemutaran film pendek kendari kini dan akan datang oleh panitia.
“itu sangat bagus, harusnya film pendek ini di putar juga di tempat tempat terbuka di tiap kelurahan agar warga kendari dapat menyaksikan karya karya besar Walikota Kendari bapak Sulkarnain Kadir secara utuh,” bebernya.
Suasana di luar studio juga sangat menarik dengan adanya pameran photo photo pembangunan beberapa OPD lingkup Pemkot Kendari.
“Keren dan ini kan sangat bagus, karena melihat langsung pencapaian Pemerintah Kota Kendari,” pungkasnya.
Di akhir episode dialog, Lia Paymand mengajak peserta yang sudah dari awal memasang untuk berfoto dengan Walikota. Kopi darat di akhiri dengan penyerahan sertifikat peserta oleh walikota kendari pada perwakilan peserta yang sudah di tunjuk oleh panitia.
Kegiatan tersebut juga dihadiri beberapa pimpinan OPD lingkup Pemkot Kendari, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Iswanto Dongge, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Maman Firmansyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Fadlil, Kabag Umum Herry Ashak, dan Kabag Protokol Muchdar Alimin.
TIM


































