SULTRALINE.ID, KOLAKA – Anggota DPRD Sulawesi Tenggara dari Fraksi Partai Demokrat, H. Muhtar HM melakukan reses masa sidang II tahun 2021 guna menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) yang kali ini ia fokuskan di Kabupaten Kolaka. Ada tiga tempat yang di kunjungi yaitu Mangolo, Toshiba dan Wolo. Masing-masing dapilnya curhat tentang permasalahan yang di rasakan, Kamis 3 Juni 2021.
H. Muhtar HM mengawali resesnya di Mangolo, kemudian hari berikutnya mengunjungi daerah Toshiba. Terlihat antusias warga sangat senang dengan hadirya anggota dewan propinsi ini karena mereka bisa memberikan aspirasi untuk di tindaklanjuti, jangan hanya di tampung namun tidak ada penyelesaiannya itu harapan besar bagi warganya.
Seperti biasa reses di hadiri puluhan masyarakat dan pejabat setempat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemik covid-19.
Pantauan media ini saat berada di lokasi dapat melihat antusias warga mencurahkan permasalahan di daerahnya. Seperti yang diungkapkan seorang ibu yang kerjanya memandikan jenasah mengeluhkan tidak tersedianya alat untuk memandikan mayat, padahal itu sangat penting sekali karena tidak semua orang mau lakukan itu. Jadi dia meminta pada anggota dewan bagaimana agar bisa di adakan.

Lain halnya dengan pak Dawadi, ia menyoroti nasib para guru, Imam yang seakan gajinya miris, padahal kalau di fikir belajar agama itu sangat penting dalam kehidupan, tapi sayang gaji mereka kurang sekali. Inilah yang perlu di perhatikan karena sampai hari ini tetap seperti itu.
“jadi kami titip pada pak dewan agar memperhatikan karena ini bukan hanya urusan dunia saja bahkan akhirat begitu pentingnya belajar tentang agama,” ujarnya.
Ada lagi yang di keluhkan masalah drainase dan pupuk. Mengenai pupuk mereka merasa pupuk yang di siapkan untuk para kelompok tani tidak sesuai harga, seakan orang tertentu saja yang rasakan padahal ini harus di rasakan semua kelompok tani.
“Dan masalah penerapan info yang dari pusat harusnya sesuai baik dari propinsi maupun ke kabupaten,” tutur ketua kopem (komunikasi pemuda milenial kec Samaturu )
Di tempat berbeda di daerah Wolo anggota dewan inipun mendapat hujatan, keluhan dari warga dapilnya. Ada yang keluhkan jalanan yang belum di aspal, apalagi ketika musim hujan air tergenang kemana-mana. Begitupula masalah pelayanan kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus, juga mengenai tambang yang langsung di soroti oleh Camat Wolo mengenai tenaga kerja. Dia menginginkan tenaga di tambang jangan sampai tenaga luar karena tenaga kerja anak daerah di sini tidak terlirik.”Nah ketika itu terjadi maka camat akan turun langsung memimpin demo. Namun perlu di tahu ketika kerja di tambang harus punya skill sesuai aturannya. Jangan skillnya hanya cocoknya di tempat ini misal, eh tahu tahunya mau di tempat lain,” tandasnya
Mendengar semua aspirasi, Anggota Komisi 3 bagian pertambangan ini berjanji akan menampung semua aspirasi dapilnya sebagai wilayah kerjanya. Selain itu ia berjanji akan meneruskan ke pemerintah pusat agar bisa di carikan solusinya dan berjanji bagaimana cara agar bisa ada jalan. Serta kalau memang ada yang tidak terealisasi dia berniat akan membantu dengan uang pribadinya.
“Satu lagi jangan segan-segan, ketika ke Kendari singgah ke rumah itu terbuka buat semua,” tutup anggota dewan yang baru setengah tahun menggantikan almarhum Nur Ikhsan dari Partai Demokrat.
Laporan : Sri



































