SULTRALINE.ID, KENDARI – Pemilihan Presiden (Pilpres) bisa dibilang masih beberapa tahun lagi atau tepatnya bakal dilaksanakan 2024. Namun sejumlah figur mulai bermunculan yang digadang-gadang bakal meramaikan proses demokrasi lima tahunan tersebut.
Terbaru masyarakat Sulawesi Tenggara yang menginginkan dan meminta Tito Karnavian untuk maju calon presiden pada 2024. Terlebih kemampuan dan kepimpinan dinilai layak membangun Indonesia kedepannya.
Sejumlah masyarakat Sultra bahkan telah melakukan kordinasi untuk membentuk Gerakan Relawan Dukung Tito Karnavian Capres 2024 yang singkat Gardu Tito 2024.

Dukungan tersebut dinyatakan La Ode Ali Said, Veron, Erik, Maman, Firman dan teman-teman pemuda lainnya. Menurut Ali Said, Tito Karnavian yang saat ini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri adalah sosok cerdas, disiplin dan progresif.
“Pak Tito sosok yang cerdas dan memiliki peluang Politik untuk memimpin indonesia 2024. Gardu Tito 2024 adalah kelompok masyarakat yang mempunyai visi yang sama yaitu mendorong dan mendukung Jenderal Purn. (Pol) Tito Karnavian yang juga mantan Kapolri untuk maju di pilpres 2024 nanti,” katanya, Selasa (27/4/2021)
“Saat ini tiap-tiap provinsi sudah siap, begitupun juga di Sulawesi Tenggara (Sultra). Sultra terdiri dari 15 kabupaten 2 kota sudah siap juga untuk bersamai teman seperjuangan di Gardu Tito dengan kapasitas dan kapabilitas yang tidak diragukan lagi,” pungkas La Ode Ali Said selaku sekretaris Gardu Tito Karnavian Wilayah Sultra.
Untuk diketahui, salah satu pengamat politik Ujang Komarudin, seperti yang dikutip dalam JPNN.com, mengatakan peluang mantan Kapolri itu sangat terbuka lebar. Apalagi posisinya saat ini sebagai salah satu pembantu presiden yang punya peran cukup strategis, yakni menteri dalam negeri.
“Saya kira peluang itu ada, karena dia (Tito) menteri. Selain itu juga mantan Kapolri, jadi punya modal popularitas,” ujar Ujang kepada JPNN.com, Senin (12/4).
Namun, direktur eksekutif Indonesia Political Review ini menilai Tito perlu kerja keras jika memang ingin tampil di Pilpres 2024.
Karena pertarungan di pilpres nantinya diprediksi cukup sengit, apalagi tidak ada petahana yang akan maju.
“Jadi, Tito harus membuktikan kinerjanya sebagai menteri dan harus membuktikan popularitas dan elektabilitasnya tinggi,” ucapnya.
Laporan : TIM



































