SULTRALINE.ID, KENDARI – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara Ir H Hado Hasina kesal terhadap sejumlah awak media yang hendak mewawancarainya di Kantor Kesyahbandaran Operasional Pelabuhan (KSOP) Kendari. Kekesalan itu setelah sejumlah wartawan mewawancarainya terkait penyampaiannya atas ketidak hadirannya dari panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara dengan alasan terpapar Covid-19.
Orang nomor satu di Dishub Sultra itu mengaku dirinya tidak terpapar Covid dan masih melakukan aktivitasnya, termasuk menghadiri Rapat Koordinasi bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae di Kantor KSOP Kendari, Kamis (18/02/2021).
“Kamu yang karang karang itu, kalau saya ini terinfeksi Covid-19. Boleh cari tahu rumah sakit mana di Kendari ini yang menyampaikan kalau saya ini terkena corona,”ujarnya singkat sambil berlalu meninggalkan sejumlah awak media dan naik di mobil dinasnya.
Untuk diketahui Penyidik Kejaksaan Tinggi Sultra batal meminta keterangan Kadis Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara Hado Hasina terkait dugaan korupsi rekayasa lalu lintas di Kabupaten Wakatobi, dikarenakan yang bersangkutan terpapar Covid-19.
“Yang bersangkutan belum diminta keterangan, karena adanya surat yang menerangakan bahwa terinfeksi Covid. Nanti setelah masa karantina mandiri selama 14 hari dan ditambah 1 minggu pemulihan baru akan dilakukan pemanggilan lagi,”ujar Kepala Kejati Sultra Sarjono Turin beberapa waktu lalu kepada sejumlah awak media.
Laporan : Ismar Indarsyah



































