SULTRALINE.ID, KENDARI – Hasil Visum Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara terhadap Seorang Mayat Pria yang di Temukan Mengambang di Sekitar jembatan Kuning Bungkutoko menyatakan bahwa Korban Meninggal Dunia Akibat Tenggelam dan di tubuhnya tidak di Temukan Adanya Tanda Tanda Kekerasan, Sabtu (19/12/2020).
Hal ini di ungkapkan oleh dr.Raja Alfatih, Dokter Forensik RS Bhayangkara Kendari saat di Konfirmasi Via Whatsapp
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, meninggalnya korban akibat tenggelam dan hal ini murni tenggelam,” kata Dokter Forensik RS Bhayangkara dr. Raja Alfatih
Senada dengan itu Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kendari, AKP ( Pol ) Moch. Jacub N. Kamaru bahwa pihaknya telah disampaikan secara lisan hasil forensik namun belum secara administrasi
“Kami belum terima secara administrasi hasil visum korban, cuman secara lisan, dokter sudah mengatakan bahwa tidak ada tanda tanda kekerasan,” jelas AKP Moch. Jacub saat di hubungi via telpon Sabtu (19/12/2020)
Lanjutnya, Bahwa Pihaknya terus melakukan upaya penyelidikan, namun untuk saat ini pihaknya fokus untuk mengungkap identitas korban
“Itu ( korban tenggelam) yang kita belum tau Karena kita masih perdalam dulu, ” terangnya.
Lanjut AKP ( Pol ) Moch. Jacub , Bahwa Pihaknya akan Tetap melakukan penyelidikan untuk mencari asal usul korban, yang sampai saat ini belum diketahui dan pihaknya masih menyebarkan informasi apakah ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya.
“Sementara kami mencari identitas korban dulu, sambil menunggu laporan kehilangan orang dari semua wilayah di Kota Kendari dan kami sudah kordinasi ke beberapa Polsek,” jelasnya.

Dia juga menyampaikan bagi Masyarakat yang merasa kehilangan Anggota Keluarga agar bisa segera melaporkan ke Polsek kawasan pelabuhan, SPKT Polres atau ke RS Bhayangkara.
Hingga Saat ini Mayat Korban masih berada di Kamar Jenazah RS Bhayangkara, sambil menunggu serah terima ke pihak Keluarga untuk di makamkan.
Laporan : Ismar Indarsyah



































