• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home NEWS

Penurunan Ekonomi Rumah Tangga Ditengah Pandemik COVID-19

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2020
in NEWS, OPINI
0
587
SHARES
903
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

Oleh : Asrul Ashar Alimuddin, SE (Statistisi Pertama BPS Kota Kendari)

Pada 2 Maret 2020, Pemerintah resmi mengumumkan terdapat dua kasus positif corona di Indonesia. Namun terdapat juga beberapa ahli yang berpendapat bahwa virus corona sudah masuk ke Indonesia sejak bula Januari 2020. Dalam rentang waktu beberapa bulan saja virus ini telah menjangkiti hampir seluruh manusia di Dunia, tak terkecuali Indonesia. Sejak Pemerintah mengumumkan corona di Indonesia, tidak lama kemudian semua Provinsi yang di Indonesia mengumumkan bahwa ada masyarakatnya yang terjangkit corona Berbagai efek mulai bermunculan dari adanya penyebaran virus ini sehingga menyebabkan kondisi pandemik global Covid-19.

Semua Negara diperhadapkan pada kondisi dimana masyarakatnya terjangkit sehingga hampir semua aspek kehidupan manusia pun mengalami perubahan. Dari berbagai sektor yang yang terganggu akibat adanya virus ini, salah satunya adanya sektor ekonomi kondisi ekonomi merupakan salah satu setor yang mengalami dampak cukup parah. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal II 2020 ini berada di minus 5%. Parahnya lagi, ekonomi Indonesia bisa tak tumbuh sama sekali alias 0% karena wabah yang melanda. Bahkan lebih jauh, dijelaskan bahwa menurunnya ekonomi Indonesia disebabkan defisit yang lebih tinggi, pertumbuhan yang lebih lambat, depresiasi nilai tukar rupiah, guncangan suku bunga dan lebih banyak pinjaman untuk membiayai paket stimulus Tidak hanya itu saja, sektor ekonomi rumah tangga pun mengalami dampak dari terjadinya wabah COVID-19.

Pengelolaan ekonomi rumah tangga adalah tindakan untuk merencanakan, melaksanakan, memonitor, mengevaluasi, dan mengendalikan perolehan dan penggunaan sumber-sumber ekonomi keluarga khususnya keuangan agar tercapai tingkat pemenuhan kebutuhan seluruh anggota keluarga secara optimum dan memastikan adanya stabililtas dan pertumbuhan ekonomi keluarga Keluarga di bentuk atas dorongan untuk mencapai kepuasan maksimal, kebahagian, dan kesejahteraan. Sehingga keluarga dituntut mampu untuk menentukan pilihan berbagai macam kegiatan atau pekerjaan guna mencapai tujuan tersebut. Membuat keputusan ekonomi yang cerdas adalah suatu pilihan, dan pilihan ini memerlukan upaya. Selain upaya maka individu juga perlu memahami syarat-syarat yang tepat guna membuat keputusan ekonomi sehari-hari.

Wabah corona ini akan berdampak besar pada laju konsumsi rumah tangga dalam jangka pendek. Turunnya konsumsi membuat pertumbuhan produk domestik bruto atau PDB Indonesia bakal merosot menjadi – 0,6 % hingga -1,7 %. Angka ini jauh di bawah asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 yang mencapai 5,3%. Sektor rumah tangga akan mengalami penurunan cukup besar dari sisi konsumsi karena tidak lagi melakukan aktivitas sehingga konsumsi akan menurun cukup tajam dari 3,22% hingga 1,60 %, sudah sebanyak 3,05 juta orang pekerja di Indonesia yang terdampak PHK dan dirumahkan akibat virus corona. Hal ini terjadi semenjak pandemi corona di Indonesia sejak 3 Maret 2020 lalu. Efek lanjutannya adalah diperkirakan akan ada tambahan pengangguran sebanyak 5,23 juta jiwa apabila virus corona terus meluas.

Terkait upaya dan persyaratan tersebut maka pengelolaan ekonomi menjadi suatu pilihan yang sebaiknya dimiliki oleh seseorang. Hanya saja pada kenyataannya tidak semua orang mampu melakukan hal tersbut. Kondisi yang sekarang dihadapi bahwa telah terjadi pergeseran yaitu dari kecemasan corona menuju ke kecemasan ekonomi yang berarti masyarakat cenderung berpikir bahwa ketidakpastian corona dalam penemuan vaksin membuat terkurasnya kemampuan ekonomi, apabila kondisi ini terus berlangsung, menimbang penggunaan tabungan yang terus berkurang dan juga informasi kepastian ekonomi yang melemah. Telah nampak bahwa ekonomi rumah tangga merupakan sektor yang rawan mengalami goncangan ekonomi akibat adanya wabah Covid-19. Dengan adanya efek tersebut, sudah sepatutnya pelaku-pelaku ekonomi rumah tangga menanggapi permasalahan ini dengan bijak supaya dapat bertahan dalam keuangan di era wabah Covid-19. Oleh karena itu, setiap masyarakat mampu mewaspadai berbagai efek yang terjadi pada ekonomi rumah tangganya dan bagaimana mencari solusinya. Wabah COVID-19 merupakan salah satu penyakit menular dan mematikan. Sebab inilah, Pemerintah Indonesia melakukan berbagai kebijakan untuk melindungi masyarakat dan juga menghentikan penyebaran lebih lanjut dari wabah ini. Beberapa kebijakan tersebut adalah melakukan lockdown dan PSBB untuk seluruh wilayah NKRI.

Tindakan tersebut bertujuan baik yaitu melindungi masyarakat dari wabah COVID-19 namun dalam kenyataannya, wabah COVID-19 lebih jauh berefek dari yang diperkirakan yaitu perlahan-perlahan menghambat kemajuan perekonomian. Perekonomian Indonesia pun mengalami berbagai masalah sehingga PDB pun mengalami penurunan yang cukup berarti atau signifikan.

Pelaksanaan PSBB dan lockdown terlihat awalnya baik namun perekonomian berhenti atau berkurangnya secara signifikan interaksi antara pelaku-pelaku ekonomi. Pelaku-pelaku ekonomi seperti perusahaan pun mengalami penurunan kinerja disebabkan kebijakan PSBB. Perusahaan-perusahaan itu mencoba bertahan dengan berbagaia cara, diantaranya mengurangi jumlah produksi, pemotongan upah hingga bahkan sampai merumahkan tenaga kerja atau Pemutusan hubungan kerja (PHK) dan juga kesulitan mendapatkan promosi Kebutuhan anggota keluarga beraneka ragam seperti kebutuhan hidup sehari-hari, kebutuhan dana pendidikan, kebutuhan tak terduga dan lain sebagainya. Apabila di PHK maka kondisi-kondisi tersebut dijalani dan semakin memperburuk kondisi ekonomi rumah tangga. Kebutuhan dana pendidikan saja akan menekan psikologis seluruh anggota keluarga untuk segera dipenuhi.

Kondisi ini berpeluang menciptakan situasi hidup tak menentu yaitu meningkatnya hutang keluarga. Peningkatan hutang keluarga ini terasa berat apabila tidak ditunjang dengan penghasilan yang memadai. Kondisi ini berpeluang terulang lagi dan terus terulang lagi. Semakin tak ada penghasilan maka semakin parah kondisi keluarga akibat mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Logikanya adalah ketika mem-PHK satu orang pekerja saja dapat menimbulkan efek berantai.

Tepatnya adalah dengan mem-PHK seorang pekerja maka pendapatan orang tersebut akan hilang, dan apabila dirinya memiliki tanggungan keluarga maka secara otomatis keluarga itu pun akan kehilangan sumber pendapatan. Bukankah akan memicu penurunan produktivitas perekonomian dan juga menimbulkan kesengsaraan bagi pekerja tersebut beserta keluarganya. Terkait pekerja harian lepas juga mendapatkan dampak yang sulit karena adanya kebijakan lockdown dan kebijakan di rumah saja.

Secara spontan mengalami sumber penghasilan yang terputus dan kalau pun ada akan mengalami penurunan drastis. Dalam kondisi seperti pekerja harian lepas yang memiliki keluarga diperhadapkan pada situasi kompleks yaitu sangat terbatas pengahsilan harian yang diperoleh dan juga keterbatasan ruang gerak dalam mencari nafkah sedangkan tuntutan hidup tak dapat ditunda. Menghadapi situasi ini tentunya akan membuat pelaku ekonomi rumah tangga mengalami kondisi mengkhawatirkan karena tanpa dukungan pengahsailan maka Sekalipun Pemerintah mengucurkan dana untuk dalam berbagai bantuan seperti Bantuan Tunai Langsung, pembagian sembako, listrik gratis dan lain sebagainya namun hal itu belumlah mampu mengembalikan kondisi ekonomi rumah tangga kembali normal seperti semula. Mengapa? Karena sekali lagi bantuan-bantuan tersebut tidak selamanya diberikan. Kondisi ini juga diperparah dengan semakin banyaknya jumlah pasien yang terpapar COVID-19 sehingga menambah tekanan psikologis ekonomi rumah tangga untuk kembali beraktivitas normal. Bagi pekerja mandiri, berbagai bantuan pemerintah dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok namun tidak semua kebutuhan dipenuhi. Hal inilah yang mendorong sektor ekonomi rumah tangga berupaya untuk melakukan pekerjaan mandiri. Pekerjaan mandiri tersebut sebagai suatu bentuk tanggung jawab kepada keluarga walaupun berisiko yaitu dapat tertular COVID-19.

Kondisi lain yang dihadapi ekonomi rumah tangga yaitu setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) cenderung kembali kepada sektor pertanian. Oleh karena itu, sektor pertanian dapat dijadikan jaring pengaman ekonomi sektor rumah tangga dan juga perekonomian Indonesia.

Tags: Covid-19Opini
SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post

Momentum Hari Kesaktian Pancasila di Mata Wakil Rektor 2 USN Kolaka

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3594 shares
    Share 1438 Tweet 899
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In