SULTRALINE.ID, KENDARI – Mahasiswa jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) berhasil membuat aplikasi bank sampah BendeQ
Pembuatan aplikasi bank sampah melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dan komunitas Kendari kreatif. Kehadiran bank sampah BendeQ bisa meningkatkan pendapatan masyarakat di kelurahan Bende. pasalnya masyarakat tidak perlu membuang sampah di TPAS tinggal menukarkan pada pengelola bank sampah.
Menurut Kadek Edi Sustrawan selaku pengembang aplikasi mejelaskan penggunaan aplikasi, terlebih dahulu harus login melakukan registrasi dengan pengelola bang sampah di kelurahan bende, kota Kendari.
“jadi kalau sudah registrasi, masyarakat harus login dulu. Setelah itu masyarakat bisa lihat kategori-kategori sampah seperti sampah plastik, sampah basah dan sebagainya.” jelas Kadek saat launching Bank sampah di Kelurahan Bende, Jumat (10/11/2017).
Sambung Ia, setelah mengklik jenis sampah maka akan bisa terlihat harga sampahnya. masyarakat bisa memilah dan mengirimkan pesan beserta berat sampah dan lokasi pemilik sampah.
“jadi pengelola bank sampah bisa mengetahui pemilik dan lokasi sampahnya, sehingga tinggal di jemput atau pemilik bisa mengantarkan langsung sampahnya pada pengelola,” terangnya
Dia menambahkan aplikasi tersebut terus dikembangakan agar bisa mendapatkan hasil terbaik.
“untuk saat ini masih dalam bentuk prototipe kedepannya kita akan masukan dalam playstore sehingga masyarakat tinggal mengdownload saja,” Tutupnya
Laporan : La Irdwan



































