SULTRALINE.ID-KENDARI
Kendari,9 Oktober 2025 – Stadion Lakidende di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, yang sudah
lama terbengkalai, kini justru menjadi tempat nongkrong favorit bagi warga untuk menikmati
pemandangan matahari terbenam dari atas tribun.
Fasilitas olahraga yang dibangun pada era 1990-an ini memang mengalami banyak kerusakan.
Namun suasana tenang dan pemandangan indah di sore hari justru membuat stadion ini kembali
ramai dikunjungi. Tribun penonton yang retak-retak dimanfaatkan warga sebagai spot duduk
santai, sementara lapangan rumput yang kini dipenuhi semak belukar memberi kesan alami dan
“vintage”.
Menurut pantauan di lokasi, aktivitas warga paling ramai terjadi setiap sore menjelang senja,
sekitar pukul 17.00–18.00 WITA, terutama pada akhir pekan. Banyak pengunjung datang
bersama teman atau keluarga, membawa tikar, camilan, dan kamera untuk menikmati suasana
sunset dari atas bukit rendah di sekitar stadion.
Meski fasilitas pendukung seperti toilet dan penerangan sudah rusak, warga tetap datang dengan
persiapan sendiri. Untuk masuk ke area stadion, pengunjung cukup membayar biaya parkir
sebesar Rp5.000 per kendaraan, yang dikelola oleh petugas setempat.
Warga mengaku datang bukan hanya untuk bersantai, tapi juga untuk menikmati ketenangan dan
pemandangan langit senja di tengah kota. “Walaupun stadionnya sudah rusak, suasananya adem
dan bagus buat foto-foto. Sayang saja kalau tempat ini dibiarkan begitu saja,” ujar salah satu
pengunjung.
Kini, Stadion Lakidende yang dulunya menjadi pusat kegiatan olahraga di Kendari telah beralih
fungsi menjadi ruang publik alami bagi masyarakat. Banyak warga berharap agar pemerintah
daerah bisa segera merenovasi stadion ini agar lebih layak dan aman digunakan, tanpa
menghilangkan keindahan dan kenangan yang melekat pada tempat tersebut.

































