SULTRALINE.ID, KENDARI – DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Kendari secara resmi telah membuka pendaftaran Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari pada Pilkada Serentak 2024. Bahkan peminat yang mengambil formulir di PDIP begitu banyak.
Ketua Penjaringan PDI-P Kota Kendari, La Ode Saimin mengatakan sesuai arahan DPP dan ditindaklanjuti langsung Ketua DPC PDIP Kota Kendari untuk membuka pendaftaran yang telah dimulai sejak 5 April 2024 hingga 20 April, sedangkan batas pengembalian formulir di patok sampai 25 April.
Menurutnya, semenjak dibuka sudah banyak para bakal calon yang mendaftar. “Jadi semenjak kita buka hingga hari ini sudah ada 11 bakal calon yang ambil formulir dan ini akan masih bertambah karena ada beberapa calon juga sudah menghubungi untuk datang mengambil formulir,” ungkap La Ode Saimin saat ditemui di Sekretariat PDIP Kota Kendari, Jalan Mayjend S. Parman, Kelurahan Kemaraya, Kamis 18 April 2024.
Kesebelas nama balon yang mengambil formulir yakni, Yudhianto Mahardika, Asmawa Tosepu, Abdul Rahman, Saharuddin Ashar, Andi Sulolipu, Haris Andi Surahman, Aksan Jaya Putra, Siska Karina Imran, Abdul Rasak, La Ode Hasanuddin Kansi dan Tri Febrianto Damu.
Kata Saimin, para calon tersebut rata-rata diwakilkan Laison Officer (LO). Lebih lanjut ia, proses penjaringan di PDIP dibuka secara profesional dan transparan bagi siapa saja yang berkeinginan maju di Pilwali Kendari.
“Jadi kami terbuka siapa saja baik kader maupun non kader, itu terbukti dengan banyaknya pendaftar,” katanya.
Kata ia, dari Bakal Calon yang telah mengambil formulir baru 3 yang mengembalikan berkas formulir yakni, Abdul Rahman (Balon Walikota), Andi Sulolipu (Balon Walikota) dan Saharuddin Ashar (Balon Wakil Walikota).
Sementara ditanyai mengenai syarat-syarat pengembalian berkas, Saimin menjelaskan hampir sama pada pendaftaran-pendaftaran formal lainnya seperti KTP, Ijazah dan CV.
“Selain itu, para bakal calon wajib mencantumkan visi misi, kemudian harus membuat surat pernyataan bisa membesarkan PDIP. Lalu pernyataan siap kalah dan menang dalam proses tahap penjaringan, kemudian yang paling penting ketika para Balon ini resmi mendapatkan rekomendasi pernyataan itu bukan hanya kata-kata tapi harus dibuktikan dengan tindakan,” jelasnya.

PDI-P dalam mencari figur calon yang bakal diusung betul-betul sangat profesional dan terbuka. Saimin bilang setelah pengembalian berkas formulir tahapan selanjutnya melakukan verifikasi kelengkapan berkas setelah itu melakukan tes wawancara dan akan dilakukan survei internal Sebagai salah satu pertimbangan untuk kebutuhan DPP PDI Perjuangan terkait rekomendasi
Apalagi kata Saimin, PDIP Kota Kendari dalam pada pemilihan legislatif 2024 kemarin berhasil meraih sebanyak 5 kursi, bahkan Ketua DPC PDIP Kota Kendari berhasil meraih suara terbanyak ketiga, ditambah lagi PDIP merupakan partai besar, sehingga dasar itulah tentunya dalam Pilwali PDIP mengharapkan hasil yang maksimal.
“Jadi dari semua yang mendaftar kemudian kembalikan berkas dan diverifikasi dinyatakan memenuhi syarat selanjutnya tes wawancara dan dilanjutkan survei internal yang nantinya melalui Ketua DPC PDIP Kota Kendari akan berkomunikasi dengan lembaga survei yang kredibel untuk melakukan survei,” bebernya.
Saimin berharap kepada seluruh para kandidat yang telah mendaftar maupun mengembalikan berkas untuk betul-betul mengikuti proses penjaringan yang ditetapkan
“Sesuai instruksi Ketua DPC PDIP Kota Kendari pak H. Ishak Ismail bahwa profesional dalam merekrut dan kita harapkan para kandidat calon walikota maupun wakil walikota yang sudah mengembalikan berkas sudah bisa menggunakan logo partai tetapi tercantum tulisan ‘Telah mendaftar di PDIP’ sehingga nanti ada survei internal yang dilakukan PDIP Kota Kendari betul-betul yang sudah mendaftarkan ddi PDIP bisa mendapatkan hasil survei tertinggi yang menjadi salah satu pertimbangan untuk kebutuhan DPP PDI Perjuangan terkait rekomendasi,” pungkasnya.
Editor: Irdwan Jeko



































