SULTRALINE.ID, MUNA – Tim Asesor dari LASKESI pada hari ketiga atau hari terakhir dalam kegiatan Survei Re – Akreditasi di UPTD Puskesmas Wakobhalu, Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara memberikan beberapa catatan penting. Hal ini merupakan rangkaian dari seluruh kegiatan Survei Re – Akreditasi.
Kepala UPTD Puskesmas Wakobhalu, Sitti Latifah Sihidi, S.ST, menyampaikan bahwa surveyor mengapresiasi atas upaya Puskesmas Wakobhalu telah melaksanakan Re – Akreditasi dalam perbaikan Mutu, dan Peningkatan kinerja, terutama mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Lebih lanjut Kepala Puskesmas Wakobhalu menerangkan bahwa semangat, etos kerja, kebersamaan, kerja sama tim, dan komitmen tinggi, serta keikhlasan dari seluruh jajaran merupakan modal utama untuk melaksanakan tugas puskesmas dalam menggapai visi.
“Dan catatan ke tiga yang perlu diperhatikan bahwa Dinas Kesehatan, Lintas Sektoral Kecamatan, Lurah dan Desa, serta peran masyarakat telah secara ril dan pasti mendukung langkah Puskesmas Wakobhalu,” katanya.


Sementara itu, Ketua Tim surveyor dan Asesor dari LASKESI, dr. Rahmiyanti dalam keterangan nya mengungkapkan bahwa kunci Akreditasi adalah dengan menjalankan sistem PDCA, Yaitu
1. Plan atau Rencana
2. Do atau Tulis apa yang di Kerjakan.
3. Check, mengecek seluruh SOP yang ada.
4. Action atau Kerja Nyata untuk hasil yang maksimal.
Sebagai penutup Tim Asesor dari LASKESI, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muna, Tasrim Darjo, S.K.M, beserta seluruh Kepala Bidang, Kepala Seksi dan pendamping yang telah mendukung proses Re – Akreditasi Puskesmas Wakobhalu.
“Ucapan terimakasih pula Kepada Kepala Puskesmas Wakobhalu dan seluruh staf dan jajarannya yang telah meluangkan waktu, berdiskusi, yang ikut aktif dalam proses Re – Akreditasi dari awal hingga akhir,” tutup Ketua Tim Asesor dari LASKESI.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































