SULTRALINE.ID, MUNA – Universitas Karya Persada Muna menyelenggarakan Kuliah Umum untuk Mahasiswa kebidanan. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) Pelita Ibu Kendari, Dra. Hj. Rohmawati Ibrahim, S.ST,MS, M.Kes, sebagai pemateri dengan tema “ Peran Bidan dalam peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak melalui pendidikan Bidan yang berkualitas” pada Senin, 31 Juli 2023 yang bertempat di Aula 2 Gedung Kampus B UKPM ( Eks Diklat Kabupaten Muna).
Dalam Kuliah Umum Ketua STIKES di Dampingi Wakil Rektor ll Wahidah Rohmawati, S.Tr.Keb, M.Kes, Wakil Rektor lll Rasniah Sarumi, SKM, M.Kes, Dekan Fakultas Vokasi Nurlyanti Sanwar, SST, MH. Dekan Fakultas Hukum Sitti Martini, SH, MH, Kepala Biro Umum dan Ketua LPM serta Kaprodi Fakultas Vokasi Universitas Karya Persada Muna.
Dalam sambutannya Dekan Vokasi Universitas Karya Persada Muna, Nurlyanti Sanwar S.ST, MH memberikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan kuliah umum kebidanan ini dan mendorong semua yang hadir untuk mengambil pelajaran dari Kuliah Umum kita hari ini.


Dalam kuliah umum Bidan ini, Ketua STIKES Pelita Ibu menekankan pada Para Bidan untuk bisa memberikan yang terbaik pada Kesehatan Ibu dan Anak dalam merawat pasiennya. Selain itu pentingnya kesehatan ibu dan anak perlu mendapatkan asupan atau nutrisi yang cukup selama dalam proses tumbuh kembang anak.
“Para bidan mempunyai sejumlah peranan penting dalam sistem kesehatan ibu dan bayi termasuk menurunkan angka kematian hingga upaya penyelamatan ibu dan bayi,” ujarnya.
Dia menyebut, bidan menjadi tulang punggung sistem kesehatan ibu dan anak termasuk dalam upaya menurunkan AKI dan AKB (angka kematian bayi) di Indonesia yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.
Sebagai upaya mendukung peran ini, dia menilai pentingnya para pihak berwenang memberikan dukungan untuk para bidan demi meningkatkan kompetensi dan profesionalisme-nya sehingga dapat memberikan pelayanan paripurna pada seluruh keluarga yang membutuhkan.
“Membedah peran bidan
Dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi, para bidan sudah memahami penyebab umumnya yang selama 5-10 tahun terakhir memiliki pola sama. Setidaknya ada tiga penyebab utama masalah ini yakni gangguan hipertensi (33.07 persen), komplikasi kehamilan dan perdarahan obstetri (27,03 persen),” terangnya.
Sementara untuk kematian bayi, umumnya disebabkan sejumlah masalah antara lain: komplikasi kejadian intrapartum, gangguan respitoratori dan kardiovaskular, kelainan kongenital, infeksi, serta berat bayi lahir rendah dan prematur.
“Peran lain bidan yang juga penting dan tak sulit tergantikan oleh tenaga kesehatan lain yakni dalam pemeriksaan kehamilan dan persalinan ibu, khususnya memberikan pelayanan secara langsung serta edukasi ibu, keluarga dan masyarakat. Di sisi lain, posisi bidan yang sangat dekat dengan masyarakat juga menjadi pertimbangan penting,” paparnya.
Sebagai penutup Ketua STIKES Pelita Ibu mengucapkan banyak terima kasih kepada Rektor UKPM, Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, MS dan seluruh Civitas akademika universitas Karya Persada Muna yang telah menyambut dengan baik kegiatan Kuliah Umum untuk para mahasiswa Kebidanan.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































