SULTRALINE.ID, KENDARI – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra) Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, Kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR di Panti Asuhan Annur Azwar, Rabu (19/7/2023). Sosialisasi tersebut dihadiri masyarakat dan anak asuh panti asuhan Annur Azwar.
Anggota Komite II DPD RI ini menyebut para adik-adik sudah memiliki pemahaman yang baik karena mampu menyebutkan masing-masing dari empat pilar MPR, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Ini menunjukkan adik-adik saya sudah memahami Empat Pilar MPR,” ujar dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Perempuan yang akrab disapa Rabia ini memberikan penjelasan terkait sejarah terbentuknya lembaga MPR RI. Pada awalnya MPR merupakan lembaga tertinggi di Indonesia. Namun, setelah reformasi dan perubahan UUD 1945 yang dilakukan 1999 – 2002, MPR tidak lagi menjadi lembaga tertinggi, melainkan sejajar dengan kedudukan lembaga tinggi negara lainnya seperti DPR, DPD, Lembaga Kepresidenan, Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Yudisial (KY), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Hasil amandemen UUD 1945, MPR tidak lagi sebagai lembaga tertinggi negara melainkan lembaga tinggi negara. Kewenangan dan tugas MPR di antaranya melantik presiden dan wakil presiden terpilih, dan tugas mensosialisasikan Empat Pilar MPR,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu juga, Senator muda ini mengingatkan tahun ini adalah merupakan tahun politik. Oleh karena itu, dia minta agar masyarakat dapat menahan diri untuk tidak terprovokasi sehingga menimbulkan perpecahan.
“Saya sangat mengharapkan Masyarakat dapat mengenali calon-calon anggota dewan yang mewakili Suktra. baik itu ditingkat Kabupaten, Provnsi maupun ditingkat Pusat,” tuturnya.
Selain itu, Rabia juga berpesan untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 mendatang.
“Sebagai warga negara yang baik, pergunakan hak pilih untuk kepentingan daerah serta bangsa. Pilihlah pemimpin yang mempunyai track record baik dan sesuai hati Nurani jangan sampai termakan oleh uang yang diberikan oleh para calon tersebut,” pungkasnya.
SL



































