SULTRALINE.ID, MUNA – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra), Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan melaksanakan Sosialisasi MPR-RI dengan karang taruna di Desa Lianosa, Kecamatan Tongkuno Selatan, Kabupaten Muna yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh peserta dalam hal kebangsaan.
Kali ini kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan tentang Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI diadakan pada hari Jumat (30/6/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Senator yang kerab disapa Rabia ini memberikan pemahaman tentang bentuk-bentuk negara mulai dari negara persatuan dan federal.
Ia menjelaskan, empat pilar tersebut harus dijaga karena merupakan jati diri bangsa.
“Bangunan akan berdiri kokoh jika pondasinya kokoh. Begitu juga negara, akan kokoh berdiri jika pilar-pilar negara tersebut kokoh. Saya yakin Karang Taruna punya kemampuan dalam menjaga pilar-pilar negara tersebut,” ungkap Rabia.
Lebih lanjut ia, menjadikan Pancasila sebagai jati diri tentu tidak mudah. Menurutnya tantangan pemuda saat ini sungguh berat. Derasnya arus informasi saat ini membuat ideologi dan budaya dari luar mudah masuk dan mempengaruhi pemuda. “Tidak sedikit ideologi dan budaya tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya
Rabia menambahkan bahwa derasnya arus informasi saat ini tentu tidak bisa dibendung. Untuk itu dibutuhkan kemampuan pemuda dalam memfilter mana ideologi dan budaya yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan mana yang bertentangan. Dengan cara demikian nilai-nilai Pancasila akan terus ada dan terjaga.
“Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini adalah untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan. Kegiatan ini nantinya diharapkan bisa menjadi dasar dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia ke depan lebih maju dan bermartabat,” pungkas perempuan berhijab ini.
Editor: Irdwan Jeko



































