SULTRALINE.ID, KENDARI – Bank Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus bersinergi mendorong peningkatan inklusi keuangan di Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui penerapan digitalisasi dalam setiap transaksi keuangan menggunakan QRIS.
Hal itu dllakukan guna mendorong pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90 persen pada tahun 2024 serta mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Kepala Perwakilan OJK Sultra Arjaya Dwi Raya mengatakan penggunaan transaksi digital tahun ini semakin meningkat berdasarkan data BI permaret ini mengalami peningkatan diangka 9,88 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Salah satunya penggunaan QRIS yang sangat meningkat dalam melakukan transaksi keuangan.
“Berdasarkan hasil survei tahun 2022 itu pengunaan digitalis keuangan sudah meningkat dari tahun sebelumnya, namun literasi itu turun. Jadi sekarang kita bekerjasama dengan Bank Indonesin dan institusi perbankan lainnyan meningkatkan literasi sekaligus kita ingin meningkatkan penggunaan QRIS dari BI dengan melakukan kegiatan sosialisasi ini,” ungkapArjaya Dwi Raya usai membuka kegiatan Sosialisasi Mendorong Literasi dan Inklusi Keuangan Makin Mudah dan Aman dengan QRIS, bertempat di Aula Serbaguna BI Sultra, Senin 12 Juni 2023.
Dalam kegiatan ini, kata Arjaya melibatkan Industri non Bank dan Pembiayaan serta Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang memang belum melakukan penggunaan QRIS.
“Ini memang belum tergarap, olehnya itu kita melakukan kegiatan ini, karenakan sungguh banyak nasabah-nasabah dari BPR dan Industri non bank agar mereka melakukan transaksi keuangan menggunakan QRIS di Sulawesi Tenggara ini,” katanya.
Ia menambahkan penggunaan QRIS sangat aman terbukti sebagai pengawasan belum ada laporan terkait hal tersebut.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sultra, Doni Septadijaya, menjelaskan melalui kegiatan ini upaya Bank Indonesia agar akselerasi penggunaan QRIS di Sultra bisa jauh meningkat dan masif.
“Kami juga ucapkan terima kasih kepada OJK Sultra yang melakukan inovasi yang tidak dilakukan daerah lain karena dengan adanya kerjasama kita lembaga keuangan non Bank ini, insyaallah akan menjangkau masyarakat yang lebih jauh lagi yang saat ini belum dijangkau bank-bank umum,” terangnya.
Doni juga menegaskan penggunaan transaksi digital lewat QRIS sangat aman, mudah serta efisien bagi masyarakat.
“Jadi masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai saat melakukan transaksi tinggal menggunakan QRIS saja lebih mudah dan aman,” pungkasnya.
Editor: Irdwan Jeko



































