SULTRALINE.ID, KENDARI – Puluhan masyarakat lorong jambu mente, Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia, melakukan aksi unjuk rasa di kantor Balai Kota Kendari, Kamis 6 April 2023.
Kedatangan mereka ingin bertemu dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari menyampaikan kondisi jalan diwilayahnya yang sudah rusak parah bertahun-tahun, sehingga perlunya adanya pengaspalan. Selain itu mereka meminta adanya penerangan lampu jalan yang selama ini belum ada.
Korlap aksi, Anwar mengatakan jalan yang menghubungkan beberapa lorong tersebut sudah rusak parah bertahun-tahun tak tersentuh dari Pemerintah.
“Jalannya sudah tidak layak kalau musim kemarau berdebu kemudian ketika hujan pasti becek yang membuat sering terjadi kecelakaan, sehingga ini menjadi keresahan masyarakat untuk menyampaikan langsung ke pak Pj Walikota Kendari,” ujarnya
Menurutnya pihaknya sudah melakukan pengusulan sejak 2021 kemarin, namun belum ada tindakan dari Pemerintah. Sehingga, kata ia dengan tuntutan murni dari masyarakat, Pemkot Kendari bisa segera menganggarkan untuk melakukan perbaikan jalan tersebut.
“Kami sudah usulkan pada tahun 2021, menghadirkan langsung Kadis PUPR dan Kabidnya, kemudian Ketua DPRD Kota beserta para Ketua Komisi, serta perwakilan anggota DPRD Kota Dapil Poasia-Abeli turun melihat langsung dilapangan, dengan hadirnya mereka diharapkan bisa menyelesaikan masalah tersebut, namun hingga saat ini kenyataannya belum terealisasi, sehingga kita datang disini menyampaikan hal tersebut kepada pak Pj Wali Kota,” ungkapnya.
“Semoga pak Pj Wali Kota bisa segera merespon dan merealisasikan, sehingga masyarakat bisa merasakan jalan yang bagus dan lampu penerangan yang memang sudah dinantikan,” tambah Anwar yang juga Ketua RW 05 Kelurahan Anggoeya ini.
Ketgam: Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu.
Merespon tuntutan tersebut, Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu berjanji akan menganggarkan dalam APBD perubahan tahun 2023 ini.
Katanya, masyarakat tersebut menyampaikan aspirasi adanya kebutuhan pembangunan jalan sepanjang 2,5 Km dan permintaan lampu jalan
“Dan itu insyaallah itu kita anggaran dalam APBD perubahan,” ujarnya.
Menurutnya langkah tercepat sambil menunggu APBD perubahan, pihaknya akan merealisasikan melalui dinas terkait.
“Langkah cepatnya ada jalan yang perlu penanganan segera kurang lebih 250 meter, insyaallah itu sudah menjadi komitmen kami akan segera ditangani oleh Dinas PUPR,” tutupnya.
SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...
SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...
SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...