SULTRALINE.ID, KENDARI – Siswa – siswi sekolah Madrasah Al-Ikhlas Sabulakoa, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil meraih berbagai prestasi diberbagai ajang.
Keberhasilan mereka setelah mengikuti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kabupaten yang di adakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Konsel pada 13 sampai 15 Agustus 2022 yang dipusatkan di Kecamatan Tinanggea. Dimana siswa siswi mendapat juara II untuk mata pelajaran matematika yang di ikuti oleh siswa yang bernama Bobi, sedangkan mata pelajaran Ekonomi mendapat juara III yang di ikuti oleh siswi yang bernama Restin.
“Adapun mata pelajaran Geografi yang di ikuti oleh siswa yang bernama Rimayanti belum sempat menjadi juara akan tetapi bukan tidak mampu melainkan belum waktunya saja masi bisa kita coba lagi di tahun yang akan datang untuk mencapai sesuai yang di harapkan.kedua siswa/siswi yang mendapat juara berkesempatan untuk mengikuti KSM ditingkat provinsi,” kata Kepala Yayasan Madrasah Al-Ikhlas Sabulakoa, La Rombu, S.Si, Jumat (19/08/2022).
Tak sampai disitu, sekolah yang berdiri pada 2007 sudah banyak mencetak siswa siswi hingga mengantarkan mereka ke perguruan tinggi dan universitas yang ada di Sulawesi Tenggara, seiring berjalannya waktu sekolah swasta ini semakin berkembang. La Rombu sangat mengharapkan siswa siswi yang sedang melaksanakan proses belajar untuk tetap mengedepankan kedisiplinan guna melahirkan siswa keluaran madrasah yang berkompeten.
“Alhamdulillah kami juga sudah banyak berkontribusi terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan dan ikut serta terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan dilingkup Kecamatan Sabulakoa salah satu kegiatan yang di ikuti pada peringatan hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke 77 tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2022 siswa siswi menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) di kecamatan Sabulakoa yang juga camat Sabulakoa mengapresiasi siswa siswi yang tergabung dalam kegiatan perayaan hari kemerdekaan, bahkan siswa siswi Madrasah Al-Ikhlas Sabulakoa bisa berkompetisi kegiatan-kegiatan di tingkat kabupaten,” ungkapnya.
Adapun harapan kepala sekolah maupun guru madrasah,kedepannya tetap akan pacu peserta didik untuk meningkatkan mutu pendidikan kearah yang lebih baik lagi.
Sementara itu, salah seorang alumni, Herlan,SH yang juga pemuda di Kecamatan Sabulakoa menyoroti dan mengapresiasi keberadaan sekolah MTS/MA.
“Sekolah ini meskipun kedudukannya sebagai sekolah swasta patut kita dukung dan apresiasi, saya melihat bahwa sekolah ini hanya terletak di wilayah pedalaman saja akan tetapi siswa/siswi bisa bersaing dengan sekolah-sekolah yang sederajat, maka dengan itu besar harapan kami sebagai pemuda mari kita saling mendorong semangat peserta didik untuk mengutamakan pendidikan terutama dorongan dari orang tua juga pemerintah,” katanya.
Laporan: TIM



































