SULTRALINE.ID, KENDARI – Empat keluarga yang berdomisili di Lorong Pajak tepatnya di Jalan Bunga Duri Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari kembali menjadi korban amukan si Jago Merah. Tepat pukul 11.00 siang, peristiwa kebakaran itu terjadi dan langsung membumi hanguskan sebanyak 2 (dua) rumah, sementara 1 (satu) rumah lainnya turut terdampak. Diketahui, keempat keluarga yang menjadi korban dalam musibah tersebut adalah Keluarga bapak Supardi, bapak Rahmat, bapak Daeng Ambo, dan bapak Daeng Gasing, Sabtu (3/7).
Mendengar kabar tersebut, Ketua TP-PKK Kota Kendari Hj. Sri Lestari Sulkarnain S.Pd, M.Si bersama Tagana Kota Kendari serta Dinas Sosial Kota Kendari langsung mengunjungi lokasi pasca kebakaran, sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para korban. “Karena sekarang adalah musim penghujan dan karenanya menyebabkan rawan banjir terkadang juga dapat menyebabkan korsleting pada listrik. Jika menemukan kabel yang terkupas atau potensi korsletnya besar, masyarakat bisa segera melaporkannya kepada pihak PLN.” Ujar Ketua TP-PKK Kota Kendari disela-sela kegiatannya.
Pada kunjungannya, Ketua TP-PKK Kota Kendari kembali menghimbau kepada warganya agar selalu memastikan terlebih dahulu kondisi di dalam maupun diluar rumah ketika hendak beristirahat ataupun saat akan bepergian, baik itu listrik, air, maupun aktivitas yang berhubungan dengan api, demi mencegah terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan. Kini untuk sementara waktu para korban tengah mengungsi di rumah sanak keluarga terdekat dan dirumah tetangga sekitar lokasi kebakaran demi memudahkan proses pembersihan puing-puing bangunan.
“Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, jadi apapun masalahnya kita semua harus bantu, kalau ada kejadian seperti ini semua warga harus bisa merespon. Kami juga sebagai warga sekaligus aparat harus bisa saling bekerjasama jika terjadi musibah seperti ini, kita juga harus sesegera mungkin meresponnya, karena besar kecil kejadiannya tetap menimbulkan kerugian, bukan hanya bagi korbannya tetapi semuanya juga ikut merasakan. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, dan bagi para korbannya bisa lebih tabah menghadapinya.” Pungkasnya.



































