SULTRALINE.ID, KENDARI – Kepedulian terus ditunjukkan Dewan Pembina/Pendiri Lembaga Aliansi Pemuda Pelajar Sulawesi Tenggara (AP2 Sultra), La Ode Hasanuddin Kansi. Kali ini ia memberikan AP2 bantuan meja, kursi dan payung sebagai bentuk apresiasi pada pemuda kreatif penjual Kopi Keliling (KOPLING), Kamis (1 Juli 2021)
La Ode Hasanuddin Kansi mengatakan, bantuan ini murni berasal dari dirinya karena melihat semangat yang ditunjukkan Rahman (Penjual Kopi Keliling) begitu luar biasa.
“Saya sangat berharap agar pemuda pemuda lainya juga ikut berkreatif seperti karya kopling hari ini dan pemuda juga tidak terlibat dalam kriminal terutama menjauhi narkoba,” terangnya.
Menurutnya pemuda seharusnya terus mengasah kreativitas dan memacu produktivitas. Hal itu mengingat bahwa bidang ekonomi kreatif bukanlah industri padat modal, melainkan padat kreativitas, seni, budaya, dan kewirausahaan.
“Generasi muda Indonesia yang memiliki daya kreasi dan inovasi yang dapat menghasilkan berbagai macam karya yang kompetitif dan punya nilai jual, seperti apa yang diperlihatkan Rahman,” katanya.
Namun, kata pria yang akrab disapa Hasan ini, tantangan pengembangan ekonomi kreatif adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang bersaing. Aspek yang harus dimiliki oleh SDM unggul adalah kemampuan berpikir kreatif dan berani berinovasi. Kreativitas itu sendiri tak bisa lepas dari karakter kaum muda. Dengan jumlah pemuda berumur 15-29 tahun sekitar 64 juta jiwa, maka pemuda adalah menggerakkan ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini diharapkan memberikan wawasan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya untuk kaum muda agar dapat memanfaatkan masa mudanya dengan baik dan lebih peka terhadap apa yang terjadi di Indonesia,” paparnya.
Ia menambahkan Bung Karno pernah berpesan dengan ungkapannya yang menggelegar, “Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang”.
“Inilah pesan moral yang nyata untuk diimplementasikan agar tak mudah menyerah, bangkit dengan semangat yang menyala-nyala,” ucapnya.
Hasan berjanji akan terus menelusuri dimana letak kreatifitas pemuda dan akan mencarikan solusi lewat lembaga yang dipimpinnya.
“Jadi pemuda yang menaklukan dunia itu tentunya memiliki karya dan prestasi, yang bisa dibagikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Rahman selaku penjual Kopi Keliling mengatakan sangat bersyukur dengan bantuan yang diberikan AP2 Sultra yang tentunya sangat membantu dalam menjajakan dagangannya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada bang Hasan AP2 Sultra yang telah membantu dan semoga ini menjadi motivasi bagi pemuda yang lain,” imbuhnya.
Laporan : TIM



































