SULTRALINE.ID, KENDARI – Guna meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya digitalisasi ekonomi dan keuangan yang inklusif dan efisien serta mampu mempercepat akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan Indonesia khususnya di Kota Kendari, Pemerintah Kota Kendari bersama Bank Indonesia akan melaunching Program Elektronifikasi Transaksi Pembayaran PDAM Anoa Kota Kendari. Kegiatan tersebut diawali dengan diresmikannya Pasar Digital Baruga Kota Kendari oleh Asisten I Setda Kota Kendari Ir. Agus Salim., MS, di Pasar Baruga, Sabtu (26/6).
Assisten I saat membacakan sambutan Wali Kota Kendari menerangkan bahwa Pasar Digital merupakan salah satu upaya bersama antara Pemerintah, Perbankan dan PJSP untuk bisa menciptakan solusi terhadap masalah yang dihadapi, diantaranya persaingan dengan pasar modern, solusi terhadap pandemi covid-19 yang dikaitkan dengan pembatasan interaksi fisik, serta sebagai adaptasi UMKM terhadap teknologi yang telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat saat ini.
Dirinya bahkan menyebutkan, kondisi pandemi covid saat ini telah menambah tantangan yang sangat besar bagi para UMKM yang ada di pasar tradisional, sebab hal tersebut akan berdampak langsung bagi keberlangsungan hidup masyarakat Kota Kendari. Sehingga, dengan adanya perkembangan ekosistem digital, Pemerintah Kota Kendari optimis untuk mendorong Pasar Kota Kendari menjadi lebih kuat dan mampu bersaing dengan pasar-pasar yang ada di seluruh wilayah Indonesia.
“Saat ini teknologi memiliki peran yang sangat penting dalam kesuksesan dan perkembangan kebijakan usaha, untuk itu kami mengajak para pedagang Pasar Baruga untuk bersama-sama belajar hal baru demi meningkatkan taraf hidup ekonomi kita bersama. Dengan program pasar digital ini, kami berharap Pasar Baruga bisa menjadi salah satu contoh pasar digital yang menerapkan digitalisasi dalam setiap kegiatannya, baik dalam transaksi maupun penjualan di Kota Kendari, sehingga dapat diikuti oleh pasar-pasar lain yang ada di Kota Kendari.” Tandasnya.



































