SULTRALINE.ID, KENDARI – Dewan Pembina dan Pendiri Lembaga Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Hasanuddin Kansi (LHK) resmi mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua umum (Ketum) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sultra, di Sekretariat panitia, Hotel Athaya Kendari, Senin 24 Mei 2021.
Dengan menggunakan baju kebesaran berwarna merah dengan tenang ia mengambil formulir yang telah disediakan panitia musyawarah daerah (Musda) bersama KNPI Sultra ke 15.
Usai mengambil formulir La Ode Hasanuddin Kansi mengatakan, yang mendorong dirinya mengambil formulir karena melihat penyatuan KNPI yang sebelumnya terpecah menjadi tiga versi, sehingga ini menjadi momentum bersama seluruh pemuda bisa berkontribusi untuk kemajuan KNPI.
Terlebih lanjut ia, selama beberapa tahun ini KNPI terpecah menjadi beberapa kubu, sehingga Musyawarah Daerah (Musda) bersama ini menjadi peluang semua pemuda untuk menuangkan ide dan gagasan demi kemajuan KNPI.
“Ini peluang bagi kita pemuda untuk ber-KNPI dalam artian semuanya memiliki peluang mau dia anaknya pejabat atau orang biasa seperti saya memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi,” katanya.

Pria yang akrab disapa Hasan AP2 ini menegaskan niatan maju sangat kuat sekaligus ini juga mendorong pemuda-pemuda lain untuk berkompetisi dalam KNPI Sultra.
“Tentunya setelah saya mengambil formulir saya akan pelajari dulu apa-apa persyaratannya yang telah ditentukan panitia. Yang pastinya saya serius maju dengan visi terwujudnya Kualitas Intelektual Pemuda sebagai agen pembaharu dan garda terdepan bangsa dan negara dan misi menciptakan ruang yang kondusif bagi pemuda untuk dapat berkompetisi secara sehat, dengan menjunjung nilai-nilai kejujuran, objektifitas dan berkeadilan,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Musda KNPI bersama, Marsono mengatakan sejauh ini sudah empat orang yang telah mengambil formulir termasuk La Ode Hasanuddin Kansi.
Menurutnya, pendaftaran bakal calon semua digratiskan yang terpenting memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan Sterring Commite dan Panitia.
“Ada 14 pernyataan yang harus dipenuhi calon diantaranya tidak melebihi dua periode sebagai Ketua, kemudian berdomisili di Sulawesi Tenggara dengan melampirkan KTP elektronik dan syarat-syarat lainnya yang telah ditentukan,” katanya
Wakil Ketua KNPI Sultra Kubu Umar Bonte ini juga menegaskan bahwa pelaksanaan Musda sudah semakin mantap diagendakan pada tanggal 29 sampai 30 Mei 2021 di Hotel Athaya Kendari, Sulawesi Tenggara.
“Sebelum puncak Musda kami akan menyelenggarakan kegiatan seperti bagi-bagi masker, ini dilakukan sebagai bersama dalam memutus penyebaran virus Corona yang masih saja terjadi,” katanya.
“Dan semua stakeholder dari pemerintah hingga aparat kepolisian sudah mendukung terselenggaranya Musda bersama ini,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Musda bersama ini merupakan penyatuan tiga versi kepengurusan KNPI Sultra yakni versi Syahrul Beddu, versi Umar Bonte dan versi Laode Suryono dengan mengusung tema “Pemuda Sultra Satu untuk Indonesia Maju”.
Laporan : TIM



































