SULTRALINE.ID, KENDARI – Ketua Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga( PKK) Sulawesi Tenggara (Sultra), Agista Ariany Ali Mazi bersama Ketua PKK Kota Kendari Sri Lestari Sulkarnain mengunjungi Riski (11), anak yang viral dimedia sosial dan ramai diberitakan dimedia lokal akibat korban kekerasan tantenya sendiri di Pasar Baruga, Kota Kendari. Rabu (11/11/2020).
Saat mengunjungi RK (11) Ketua KONI itu disambut dengan antusias oleh puluhan pedagang pasar baruga dengan mengikuti Protokol kesehatan Covid-19. Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi Protokol kesehatan dimasa pandemi.
“Anak ini telah melewati apa yang dinamakan kekerasan. Jadi sekarang jika ditinjau dari psikologisnya Riski akan menjadi trauma yang berkepanjangan, sepanjang hidupnya dia tidak akan lupakan,” ujar Agista didepan puluhan pedagang pasar baruga
Agista mengatakan, untuk tindak lanjutnya, pihaknya akan adakan pendampingan untuk menghilangkan trauma yang dialami Riski, yang bekerjasama baik dari Ketua PKK Kota Kendari, Dinas Sosial dan Lembaga-lembaga perlindungan anak.
“Insha Allah membantu dalam hal ini, untuk membantu trauma Riski” ujarnya
Selain itu, ia mengatakan Riski dan anak-anak lainnya yang putus sekolah akan disekolahkan.
“Kita harus mengupayakan anak ini harus sekolah dan bukan hanya anak ini yang ada disini, tetapi anak-anak sekolah yang putus sekolah sekitar sini yang kerjanya mengangkut harus kita usahakan mereka untuk tetap mendapatkan pendidikan,” ujarnya.
Agista berpesan, kepada masyarakat yang memiliki anak keponakan ataupun anak yang dititipkan agar menjadikan tanggungjawab untuk menjaganya dengan baik.
Sementara itu, Direktur PD Pasar Kota Kendari, Asnar sangat bersyukur, pemerintah provinsi melalui ibu gubernur telah berkunjung menemui Riski korban kekerasan yang terjadi dipasar baruga.
“Ini adalah bentuk apresiasi yang luar biasa, yang dilakukan oleh ibu gubernur dan ibu Walikota Kendari mudah -mudahan hal yang dialami Riski tidak terjadi lagi kepada anak-anak lainnya,”pungkasnya.
Laporan : Ismar Indarsyah



































