• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home NEWS

Sensus Penduduk 2020 memang beda

by SULTRALINE.ID
9 September 2020
in NEWS, OPINI
0
601
SHARES
924
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

Oleh : Asrul Ashar Alimuddin, SE (Statistisi Pertama BPS Kota Kendari)

Pelaksanaan sensus penduduk (SP) di Indonesia dapat dibedakan dalam dua periode yakni sebelum kemerdekaan (1815 – 1945) dan setelah Indonesia merdeka (1961 – 2000). Sensus penduduk yang pertama kali diadakan di Indonesia sebelum Indonesia merdeka ialah pada tahun 1815 dan selama 1815 – 1930, yakni selama 115 tahun, telah dilaksanakan sepuluh kali sensus penduduk. Dari kesepuluh sensus penduduk ini, hanya tiga periode yang cukup baik dalam pelaksanaannya yaitu yang dilaksanakan pada tahun 1905, 1920, dan 1930. Dari ketiga periode ini, hanya SP 1930 yang kualitas datanya cukup baik dan banyak digunakan sebagai referensi dalam analisis kependudukan di Indonesia. Pelaksanaan SP 1930 dipercayakan kepada Biro Pusat Statistik yang didirikan pada tahun 1925. Pada masa pendudukan Jepang (1942 – 1945) sensus penduduk dilakukan pada tingkat lokal, tetapi semua dokumen hasil sensus penduduk ini hilang, kecuali untuk Propinsi Kalimantan Barat dan Pulau Lombok. Setelah Indonesia merdeka, telah dilaksanakan sensus penduduk sebanyak enam kali yakni SP 1961, SP 1971, SP 1980, SP 1990, 2000, dan 2010.

Ada tiga metode yang sering digunakan dalam pengumpulan data kependudukan yaitu sensus, survai, dan registrasi. Pengumpulan data dengan metode sensus adalah pencacahan secara menyeluruh terhadap penduduk yang ada pada suatu daerah tertentu dan pada waktu tertentu pula. Pengumpulan data dengan metode survai adalah pencacahan yang dilakukan hanya sebagian dari penduduk yang ada pada suatu daerah dan waktu tertentu. Pengumpulan data dengan metode registrasi adalah pengum-pulan data yang dilakukan secara terus-menerus atau dari waktu ke sumber utama data kependudukan.

Indonesia meskipun sudah melaksanakan pencacahan statistik vital, hasilnya belum begitu baik. Sebagai akibatnya, data sensus penduduk merupakan tonggak referensi waktu yang sekaligus merupakan pengendali data yang diperoleh dari survai kependudukan yang lain. Perlu diingat bahwa tujuan dari sensus penduduk dari waktu ke waktu tidak mengalami perubahan yang mendasar. Paling tidak ada empat hal yang ingin dicapai dari sensus penduduk yakni pertama, menyediakan data dasar kepen-dudukan dan perumahan, khusus untuk SP 2000 dan 2010 data dicatat sampai dengan wilayah administrasi yang terkecil (desa/kelurahan). Kedua, menyediakan data kependudukan untuk estimasi parameter kependudukan. Ketiga, menyediakan data potensi desa (podes). Keempat, menyusun kerangka contoh induk (KCI) yang akan digunakan sebagai dasar perencanaan sensus ataupun survai lain sebelum sensus penduduk berikutnya.

Cara pencacahan yang dipakai dalam sensus penduduk adalah kombinasi de jure dan de facto. Bagi mereka yang bertempat tinggal tetap dipakai cara de jure,dicacah dimana mereka tinggal secara resmi, sedangkan untuk yang bertempat tinggal tetap dicacah secara de facto, di tempat dimana mereka ditemukan oleh petugas lapangan. Bagi mereka yang mempunyai tempat tinggal tetap, tetapi sedang bertugas di luar wilayah lebih dari 1 tahun, tidak dicacah di tempat tinggalnya dan begitu sebaliknya.

Pada tahun 2020 ini BPS melaksanakan sensus penduduk yang ketujuh dimana banyak yang berbeda dari kegiatan sensus sebelumnya, sensus penduduk tahun 2020 ini dilaksanakan dalam kondisi pandemik covid-19 yang mana seluruh aktivitas ataupun proses kegiatannya selalu berpegang terhadap protokol kesehatan yang ditetapkan oleh WHO. Perbedaan lain dalam pelaksanaan sensus penduduk 2020 ini terliat dari metode yang digunakan yakni menggunakan metode kombinasi dimana dalam pelaksanaan sensus penduduk 2020 menggunakan data dasar kependudukan dari dukcapil. Pelaksanaan sensus penduduk 2020 tahun ini tidak serumit sensus penduduk yang dilaksanakan pada tahun 2010 dimana sensus penduduk 2020 ini terbagi atas tiga zona yakni zona 1 zona 2 dan zona 3. Walaupun terbagi atas tiga zona tujuan akhirnya pun sama untuk mendaptakan jumlah penduduk.

Dari hasil sensus penduduk kita dapat mengetahui persebaran penduduk di beberapa derah, kita dapat mengetahui daerah yang padat dengan daerah yang masih jarang penduduknya. Seperti di Indonesia, menurut hasil Sensus Penduduk 2010 oleh BPS, jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2010 adalah sebanyak 237.641.326 jiwa, yang mencakup mereka yang bertempat tinggal di daerah perkotaan sebanyak 118.320.256 jiwa (49,79 %) dan di daerah perdesaan sebanyak 119.321.070 jiwa (50,21 %). Penyebaran penduduk menurut pulau-pulau besar adalah: pulau Sumatera yang luasnya 25,2 % dari luas seluruh wilayah Indonesia dihuni oleh 21,3 % penduduk, Jawa yang luasnya 6,8 % dihuni oleh 57,5 % penduduk, Kalimantan yang luasnya 28,5 % dihuni oleh 5,8 % penduduk, Sulawesi yang luasnya 9,9 % dihuni oleh 7,3 % penduduk, Maluku yang luasnya 4,1 % dihuni oleh 1,1 % penduduk, dan Papua yang luasnya 21,8 % dihuni oleh 1,5 % penduduk.

Dengan data hasil sensus penduduk tersebut, dapat mempermudah dalam pelaksanaan salah satu program pemerintah,yaitu transmigrasi. Bagi pemerintah Indonesia, transmigrasi menjadi hal penting bagi pemerataan sebaran penduduk, melihat data sebaran penduduk yang sudah dipaparkan di atas, pulau jawa memiliki kepadatan penduduk sebesar 57,5 %, padahal luas pulau jawa hanya 6,8 % luas Indonesia. Sedangkan Papua dengan luas pulau yang jauh lebih luas dibandingkan dengan pulau jawa, memiliki kepadatan penduduk yang sangat rendah yaitu 1,5 %.

Begitu besar harapan pemerintah terhadap data sensus penduduk ini, oleh karena itu dukungan semua pihak sangat diharapakan agar pelaksanaan sensus penduduk ini dapat berjalan lancar. Terimalah petugas sensus yang datang kerumah rumah untuk menghitung jumlah penduduk, BPS menjamin petugas sensus sudah menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post

Komitmen Kepartaian Alasan LMI Siap Berjuang Bersama RAPI di Pilkada Muna

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3591 shares
    Share 1436 Tweet 898
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In