SULTRALINE.ID, KENDARI – Warga yang terletak di jalan Laporota, lorong Cempedak RW. 10 Kelurahan Baruga, Kota Kendari menghentikan pekerjaan proyek pembuatan decker. Pasalnya warga setempat mensinyalir proyek tersebut siluman karena tanpa papan nama proyek, tanpa gambar dan kelengkapan lainnya.
Salah satu warga Andi Udhin. Membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi via seluler. “Kami bukannya keberatan dengan adanya proyek ini, akan tetapi kami protes dengan ukurannya yang kurang dari 1 meter ini, masalahnya ini kali bukan saluran yang mau di buatkan jalan air, lebar kali saja 1,5 meter masa di bikinkan jalan air dengan lebar 80cm artinya justru membuat banjir bertambah luas genangannya jelas pria paruh baya tersebut,” ungkapnya, Kamis (6/8/2020).
Lebih jauh ia menuturkan, saat penyetopan pekerjaan pemborong yang tidak diketahui identitasnya mengatakan bahwa designnya memang demikian dari dinas Pekerjaan Umum (PU). Dan, lanjut ia, pada saat di mintai speck dan gambarnya mereka menjawab tidak ada hanya pakai HP tanpa menunjukkan ke warga, akhirnya mereka menghentikan pekerjaannya dan mengancam akan mengalihkan proyek tersebut ke tempat lain, hal ini memancing kemarahan warga karena jembatan lama sudah mereka bongkar.
“Semoga pihak berwenang bisa mengambil keputusan dan memberi penjelasan menyangkut hal ini, sementara ketua RW 10 saat di konfirmasi tentang hal ini membenarkan hal tersebut, dan mengaku tidak ada pemberitahuan juga dari kelurahan,” tegasnya.
Hingga berita ini ditayangkan awak media ini masih mencoba mengkonfirmasi kepihak terkait.
Laporan : TIM



































