SULTRALINE.ID, MUBAR – Tim Antiseptik dan Disinfektan KKN Tematik UHO yang berlokasi di Muna Barat Melakukan Sosialisasi Mengenai Antiseptik Dan Disinfektan Dan Mengajarkan Cara Pembuatan dan Penggunaan Antiseptik dan Disinfektan yang Baik dan Benar, kepada masyarakat Laworo, Jum’at, 10/07/2020
Terlebih, penularan Covid-19 di Indonesia yang sangat cepat mengakibatkan banyak masyarakat yang panik sehingga membuat antiseptik dan disinfektan yang digunakan untuk mencegah penyebaran covid 19 di pasaran habis terjual.
Dengan tema “penguatan peran warga masyarakat dalam mitigasi dan adaptasi menghadapi wabah covid-19 di kabupaten muna barat”, tim antiseptik dan disinfektan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat muna barat dengan melakukan sosialisasi mengenai perbedaan antiseptik dan disinfektan.
Koordinator Tim Antiseptik dan Disinfektan, Riski Amalia menjelaskan “antiseptik adalah bahan atau senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh mikroorganisme pada jaringan hidup contohnya pada kulit, sedangkan disinfektan adalah bahan atau zat kimia yang digunakan untuk membunuh mikrorganisme pada jaringan mati contohnya pada meja, ganggang pintu dan lainya.”

Selain itu tim antiseptik dan disinfektan juga aktif membagi –bagikan handsanitizer dan masker pada masyarakat muna barat di berbagai desa tempat sosialisasi masing-masing peserta KKN. Desa-desa yang dimaksut yaitu desa Lemoambo, desa Sidamangura, desa Wakontu, desa Sangia dan desa Barangka
“Ada 5 peserta KKN tematik muna barat tim antiseptik dan disinfektan dan masing-masing peserta KKN tematik muna barat diberikan handsanitizer dan masker untuk dibagikan pada warga muna barat yang ada di desanya masing-masing. Sasaran penerimaan handsanitizer dan masker adalah untuk masyarakat yang selalu melakukan aktivitas di luar rumah dan yang rentan terpapar covid 19 yaitu pada orang tua dan anak-anak,” Jelas Koordinator Tim


(Tim KKN Tematik UHO bersama masyarakat)
Sosialisasi ini di tujukan agar masyarakat tidak panik terhadap pandemi, namun tetap waspada dengan menggunakan Antiseptik dan Disinfektan secara baik dan benar, selain itu kegiatan ini diharapkan bisa memberi contoh yang baik kepada orang lain.
“Ini adalah bentuk kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat agar tidak semakin panik. Kami juga mengajarkan cara pembuatan antiseptik dan disinfektan serta cara penggunaannya yang baik dan benar dan kami juga berharap agar pihak lain juga tergerak harinya untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat.” Tutup Riski Amalia.
Laporan : Citizen Journalist, Kina



































