SULTRALINE.ID, MUNA – Desa Bakealu merupakan pulau kecil yang ada di Kecamatan Wakorumba Selatan (wakorsel) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara yang baru-baru viral, kaden menjadi tempt perkumpulan masa di tengah pandemi Covid-19, dengan tidak memperhatikan protokol kesehatan penanganan Covid-19.
Pemerintah desa dalam hal ini Penjabat sementara (PJs) Kades dianggap lalai dalam menanggapi protokol covid-19. Sehingga mendapat sanksi keras oleh Pemerintah Kabupaten Muna.
Ternyata selain dari permasalahan-permasalahan itu, PJs Kades sebelumnya telah membuat keresahan ditengah masyarakat Bakealu. Berdasarkan infomasi yang telah beredar ditengah masyarakat Bakealu. PJs Kades tidak menggambar seorang pemimpin yang berakhlak baik karena telah mencoreng harkat dan martabat seluruh masyarakat desa Bakealu.
Hal itu diungkapkan salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya. PJs Kades telah marah-marah ditengah kampung dan mencaci maki nenek moyang semua masyarakat Bakealu.
“Sebagai Pjs Kades seharusnya dia sebagai pelindung masyarakatnya, malah dia lah penyebab malah petaka yang ad didesa Bakealu sehingga menciptakan kondisi yang tidak harmonisasi dalam masyarakat,” ungkap sumber kepada media ini beberapa waktu yang lalu.
Lanjut ia, dengan kejadian tersebut, salah satu anak dari korban akibat dari kemarahan PJs Kades Bakealu, akhirnyamelaporkannya di aparat kepolisian, dan menurut informasi yang beredar ditengah masyarakat, mereka akan menyusul melaporkan juga atas nama masyarakat Bakealu kepada pihak berwajib tentang penghinaan kepada semua masyarakat Bakealu.
Untuk diketahui kejadian tersebut sudah berlangsung beberapa bulan yang lalu, namun hingga saat ini tidak ada itikad baik dari PJs Kades tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan awak media ini masih mencoba menghubungi pihak terkait namun belum ada jawaban.
Laporan : TIM



































