SULTRALINE.ID, KENDARI – Dua anggota Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Baubau layangkan mosi tidak percaya atas terpilihnya Bambang sebagai Ketua GMNI Baubau, yang dinilai tidak sesuai prosedur organisasi, selain itu dalam kerja-kerja organisasi Bambang sebagai sekretaris GMNI Baubau kepengurusan sebelumnya, kurang berkontribusi bagi GMNI.
Hal itu diungkapkan Hasmin selaku Sekretaris bidang Agitasi dan Propaganda (Agitrop) GMNI Baubau, kepada awak media, Selasa 9 Juni 2020.
“Saya dan Ketua saya Risman sebagai Wakabid Agitrop dan saya sebagai Sekretarisnya, layangkan mosi tidak percaya Kepada Pimpinan GMNI Baubau sekarang. Dan dengan tegas kami menarik diri dari DPC GMNI Baubau DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Arjuna, dan beralih dukungan kepada DPP Imanuel, juga kami akan mengajak teman-teman yang lain untuk ikut bersama sikap politik kami, untuk GMNI Baubau yang lebih baik” ungkapnya.
Lanjut ia, langkah ini sebagai wujud menjaga idelogi organisasi dan memajukan organisasi yang berlandaskan AD/ART organisasi.
“Harapan kami sebagai kader idiologis Bung Karno kepada teman-teman agar jangan tinggal diam melihat kerja organisasi yang tidak sesuai dengan aturan,” tutup Hasmin.
Untuk diketahui, pasca kongres XXI (21) GMNI di Ambon pada Desember 2019 lalu menghasilkan dua kepimpinan (dualisme) DPP yakni versi Arjuna P. Aldino dan M. Ageng Dendy sebagai ketua umum (ketum) dan sekretaris jenderal (sekjen) dan versi ketua umum Imanuel Cahyadi dan sekretaris jenderal Suhajri Somar untuk masa periode 2019-2022.
Laporan : TIM



































