SULTRALINE.ID, KENDARI – Setelah sukses melaksanakan pelatihan tanggap Covid-19 tahap pertama, Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari kembali mengadakan pelatihan tanggap covid-19 untuk tahap kedua, kamis 4 Juni 2020.
Seperti yang telah dilaksanakan pada tahap pertama yakni berfokus pada tiga jurusan yakni pembuatan masker, pembuatan wastafel dan memasak.
Dalam pembukaan pelatihan tanggap covid-19 tahap kedua ini dihadiri kepala Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) Kendari Andi Asriani Koke, perwakilan LPKS dan tamu undangan lainnya.
Kepala BLK Kendari, La Ode Haji Polondu, menjelaskan, pelatihan tahap kedua ini merupakan lanjutan tahap pertama yang telah dibuka Wakil gubernur pada 13 mei lalu.
Lanjut ia pelatihan tanggap Covid-19 ini akan terus berkelanjutan hingga lima tahap atau sampai agustus sebagai bentuk berkontribusi nyata dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Bumi Anoa.
“Untuk pesertanya seperti pada tahap awal dimana yang kami prioritaskan pekerja yang terkena PHK, dirumahkan, dan pelaku usaha yang tidak berproduksi lagi karena adanya dampak covid-19,” ujarnya.

Mantan Kabag Rumah Tangga Kementerian ketenagakerjaan RI ini menambahkan, seperti tahap awal untuk setiap jurusan ada dua paket sehingga ada enam paket dengan jumlah peserta sebanyak 96 orang yang akan dilatih selama 10 hari mendatang.
“Dimana hasil pelatihan tahap awal telah kita serahkan ke pemerintah provinsi Sultra berupa 20 wastafel dan 5000 masker, dan kemarin juga telah serahkan ke kantor wilayah kementerian agama Sultra sebanyak 2 unit wastafel dan 200 masker,” katanya.
“Olehnya itu untuk tahap kedua kita menargetkan pembuatan masker sebanyak enam belas ribu masker, puluhan wastafel serta ribuan nasi kotak yang akan langsung dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” lanjut Alumni Doktor UNJ ini.
Selain akan melaksanakan pelatihan, La Ode Haji Polondu menambahkan, bahwa BLK kendari akan terus membangun sinergitas keberbagai lembaga yang telah dimulai kemarin dengan bekerjasama dengan Kanwil Kemenag Sultra untuk memberikan pelatihan kepada siswa siswi madrasah aliyah.
“Tentunya kami terus bersinergi dalam berbagai program, dengan kami terus mengundang Kepala BPP Kendari yang merupakan mantan kepala BLK Kendari untuk bersama-sama meningkatkan kemampuan peserta pelatihan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke mendukung langkah sinergitas antara keduanya, sehingga ketika para peserta pelatihan yang telah mengikuti pelatihan di BLK Kendari bisa melanjutkan kemampuannya di BPP Kendari dalam peningkatan produktivitas maupun skill.
“Kami tentunya menyambut baik semua ini bagaimana penanganan Covid-19,” singkatnya.
Sementara itu salah seorang peserta pelatihan memasak merasa terbantu dengan adanya pelatihan yang diadakan BLK Kendari. Seperti yang diungkapkan Yulia Wulandari yang merupakan pekerja yang terkena PHK
“Terima kasih kepada BLK Kendari yang telah membuka pelatihan ini, yang tentunya sangat bermanfaat bagi kami yang memang terkena PHK, dan tentunya kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini bisa diaplikasikan dengan bisa membuka usaha jika belum mendapatkan pekerjaan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pelatihan tanggap covid-19 di BLK Kendari telah memasuki tahap berikutnya sampai Juli mendatang, dimana blk kendari menargetkan pembuatan wastafel yang dilaksanakan oleh kejuruan las sebanyak 8 paket akan memproduk minimal sebanyak 120 wastafel, pembuatan masker yang dilaksanakan oleh kejuruan menjahit sebanyak 10 paket akan memproduk minimal sebanyak 80 ribu masker dan memasak atau cookery yang dilaksanakan oleh kejuruan processing hasil pertanian dan kejuruan perhotelan sebanyak 9 paket akan memproduk minimal sebanyak 11.700 nasi kotak.
Laporan : TIM



































