Sen. Des 9th, 2019

Waspadai Bencana, BPBD Kendari Latih Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

1 min read
whatsapp-image-2019-12-04-at-15-55-38

SULTRALINE.ID, KENDARI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari menggelar kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) penanggulangan bencana di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mengantisipasi datangnya banjir dan tanah longsor pada musim hujan mendatang yang kerab kali menimpa masyarakat di tiap tahunnya, Rabu 4 Desember 2019.

 

Pasalnya, pada tahun 2013 dan 2017 Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari selalu mendapatkan Dana Siap Pakai (DSP) akibat bencana banjir hingga tanah longsor yang terjadi di Sungai Wanggu dan Kampung Salo.

 

Kepala pelaksana BPBD Kota Kendari Paminudin mengungkapkan bahwa TRC menyediakan langkah-langkah untuk mencegah dan mengantisipasi bencana sebelum terjadi.

 

Senada dengan itu Parulian Sitorus, selaku kepala sub bidang evakuasi penanggulangan bencana bahwa BPBD Kota Kendari memiliki strategi dalam menangani bencana yakni status siaga darurat yang diterbitkan oleh Walikota, tanggap darurat yang berlangsung 1 kali 7 hari atau 2 kali 7 hari (14 hari), dan transisi darurat kepemulihan.

 

“Sesuai Undang-undang nomor 24 Tahun 2007, pengawasan terhadap seluruh kegiatan penanggulangan bencana dilakukan oleh Pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat pada setiap tahapan bencana, agar tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaan dana penanggulangan bencana,” ungkap Parulian Sitorus di salah satu hotel di Kendari.

 

Parulian Sitorus melanjutkan bahwa orang yang dengan sengaja menghalangi kegiatan penanggulangan bencana setelah keluar instruksi tanggap darurat, maka akan dikenakan sanksi penjara minimal 3 tahun dan denda minimal 2 milyar maksimal 4 milyar.

 

Laporan : Apriliah

Editor : Irdwan Jeko

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *