Sen. Des 9th, 2019

Walikota Kendari Ungkap Pernah Kehilangan Surat yang telah Disposisi

1 min read
img_20191204_111240_129

SULTRALINE.ID, KENDARI – Surat menyurat menjadi hal yang paling penting dalam roda Pemerintahan. Namun, ada hal kurang baik yang pernah dialami Walikota Kendari Sulkarnain Kadir. Dimana orang nomor satu di Kota Kendari itu pernah kehilangan surat yang telah disposisi atau telah ditandatangani berstempel basah.

 

 

“Diawal-awal saya bertugas itu ada kejadian surat hilang. Saya sudah disposisi tapi tidak jelas dimana posisinya, nah semua merasa belum menerima yang satu lagi mengaku sudah memproses surat tersebut, tapi tidak di tahu dimana posisi,” ungkap Sulkarnain Kadir saat ditemui awak media usai menghadiri launching sistem informasi persuratan (SIMPER) di Plaza inn Kendari, Rabu 4 Desember 2019.

 

Olehnya itu, kata ia, dengan di launchingnya SIMPER kejadian tersebut tidak terjadi kembali. Sambung ia, kehadiran SIMPER nantinya akan mempermudah proses surat menyurat administrasi Pemkot Kendari sekaligus penghematan anggaran.

 

“Selama ini kan tahapan surat harus di print tentu ini tidak efisien, selain itu juga lama waktunya, panjang proses administrasi birokrasinya dengan SIMPER ini kita akan coba di digitalisasi semua surat menyurat, sehingga nanti proses disposisi di masing-masing jenjang mudah,” jelasnya.

 

(Walikota Kendari Sulkarnain Kadir saat melaunching aplikasi SIMPER)
(Walikota Kendari Sulkarnain Kadir saat melaunching aplikasi SIMPER)

 
Namun, dirinya tidak menampik dalam prosesnya nanti masih menggunakan kertas dalam proses menyurat, terlebih di Sultra baru Kota Kendari yang memulai menggunakan aplikasi SIMPER ini.

 

Lebih lanjut ia, untuk Internal Pemkot Kendari semua surat menyurat administrasi tentunya melalui SIMPER yang akan di sosialisasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

“Tujuan aplikasi ini ini lebih cepat, lebih sederhana dan insyaallah lebih efisien, karena back up nya ada,” sambungnya

 
Ia menambahkan nantinya namun semua butuh penyesuaian, sehingga roda pemerintahan yang direncanakan berbasis teknologi bisa berjalan dengan baik. Lanjut ia, kedepannya semua aplikasi yang telah diluncurkan akan diintegrasikan.

 
“Semoga ini bisa berjalan dengan baik, sehingga sesuai harapan kita semua nantinya Kota Kendari mengarah ke paperless (metode dokumen dan data secara digital),” pungkas Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Kendari ini.

 

Untuk diketahui, setelah dilaunching Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Kendari langsung melaksanakan sosialisasi kepada seluruh OPD lingkup Pemkot Kendari.

 

 

Laporan : Irdwan Jeko

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *