Sen. Okt 25th, 2021

Wali Kota Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kendari

2 min read
jpg_20211013_183319_0000

ADVERTORIAL – Kondisi Pandemi Covid-19, tak mematahkan Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk meningkatkan sarana prasana pendidikan terus digalakkan. Setidaknya di Era Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir ada 117 bangunan sekolah di Kota Kendari di renovasi serentak di tahun 2021.

Langkah itu memajukan mutu pendidikan di Kota Kendari. Pemkot kendari sadar betul bahwa Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara (UU SISDIKNAS No.20 Th.2003) tentang peningkatan mutu merupakan salah satu pilar pembangunan pendidikan di Indonesia.

Oleh karena begitu pentingnya pendidikan sebagai tempat bagi para peserta didik untuk dapat mengembangkan minat dan bakatnya, maka tentunya untuk dapat mencapai tujuan dari pendidikan itu sendiri yaitu sebagai pembentuk karakter seseorang, maka memerlukan proses pembelajaran yang mempunyai kesingkronisasian dengan kebutuhan peserta didik dan umumnya masyarakat, yang tentunya didukung oleh sarana dan prasarana yang mencukupi sesuai dengan standar keputusan Kementerian Dinas Pendidikan Nasional.

Pentingnya sarana dan prasarana untuk menunjang proses pendidikan, diatur oleh Undang- Undang Republik Indonesia No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional “Setiap satuan pendidikan formal dan non formal menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi yang memenuhi keperluan pendidikan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan potensi fisik, kecerdasan intelektual, sosial, emosional, dan kewajiban peserta didik” ( Undang-Undang RI Tahun 2003). Juga Peraturan Pemerintah RI No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Bab VII pasal 42 ayat 1 dan 2 : – Setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi : perabot, peralatan pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, bahan habis pakai serta perlengkapan yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan. – Dari setiap satuan pendidikan meliputi : lahan, ruang kelas, ruang pimpinan, ruang guru, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, kantin, tempat berolah raga dan tempat beribadah, tempat bermain, tempat berekreasi, dan ruang tempat lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan.(PP RI Tahun 2005).

Proses Belajar Mengajar (PBM) atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan semakin sukses bila ditunjang dengan sarana dan prasarana sekolah yang memadai, sehingga pemerintah pun selalu berupaya untuk terus-menerus melengkapi sarana dan prasarana sekolah bagi seluruh jenjang tingkatan pendidikan, sehingga kekayaan fisik negara yang berupa sarana dan prasarana sekolah sangat besar menurut Ari H. Gunawan (1996:114). Pengelolaan sarana dan prasarana sangat penting karena dengan adanya pengelolaan sarana dan prasarana lembaga pendidikan akan terpelihara dan jelas kegunaanya serta meningkatkan kualitas dan mutu suatu Lembaga kependidikan.

Dalam pengelolaan pihak sekolah harus dapat bertanggung jawab terhadap sarana dan prasarana terutama kepala sekolah yang langsung menangani sarana dan prasarana tersebut. Dan pihak sekolahpun harus dapat memelihara dan memperhatikan sarana dan prasarana sekolah yang sudah ada. Maka dengan adanya sarana dan prasarana di sekolah siswa dapat belajar dengan maksimal dan seefesien mungkin. Jadi pengelolaan terhadap sarana dan prasarana harus lebih ditekankan lagi dalam lembaga pendidikan seperti sekolah.

Dan harus ada yang bertanggung jawab atas pengelolaan sarana dan prasarana tersebut. Dengan pengelolaan sarana dan prasarana yang ada di sekolah kepala sekolah dapat merencanakan dan mendata apa saja sarana dan prasarana yang harus digunakan di sekolah tersebut. Jika semua langkah-langkah pengelolaan telah berjalan dengan baik seperti yang diharapkan maka akan berdampak positif terhadap siswa-siswa dalam proses belajar mengajar dan tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.

Maka penyelenggara pendidikan baik itu pemerintah, kepala sekolah, guru, personil sekolah yang lainnya maupun masyarakat perlu terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan sesuai dengan tuntutan zaman. Dengan sarana dan prasarana yang mencukupi diharapkan outputnya darisana akan mencapai tujuan awal dari sebuah lembaga pendidikan itu sendiri dan meningkatkan kualitas dan mutu suatu Lembaga pendidikan.

img-20210915-wa0070

Sehingga, di kondisi saat ini, peningkatan sarana dan prasaran menjadi focus utama Wali Kota kendari di tahun 2021 ini. Tak tanggung-tanggung Pemkot Kendari menggelontorkan anggaran sebesar 45 miliar rupiah merenovasi sekolah dari tingkat TK, SD dan SMP semata-mata untuk kemajuan pendidikan.

Selain itu juga Pemkot Kendari terus meningkatkan kualitas dan kapasitas tenaga pendidik, sehingga dalam pelaksanaan pembelajaran semakin mudahkan para anak didik, apalagi di kondisi pandemi yang melanda secara global.

Sarana dan prasarana dapat mempengaruhi kemampuan siswa dalam belajar. Dengan adanya sarana dan prasarana siswa dapat belajar melalui fasilitas yang ada seperti komputer dan laboratorium yang dapat menambah wawasan siswa dalam pembelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya upaya pengadaan sarana prasarana yang layak agar kegiatan pembelajaran berjalan de ngan lancar dan memberikan hasil yang maksimal terhadap peserta didik.

Tak sampai disitu, Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir selalu, mengingatkan kepala sekolah harus hadir bersama mencari solusi atas masalah yang dihadapi terkait dunia pendidikan, sebab pendidikan adalah bagian dari tanggungjawab pemerintah. Terlebih saat ini diperhadapkan dengan situasi pandemi, sehingga inovasi terbaru harus bisa dilahirkan.

“Saya ingin menggarisbawahi bahwa kita harus siap mempunyai formula masing-masing di tiap sekolah karena sudah pasti kebutuhan dan penanganannya berbeda,” katanya beberapa waktu lalu.

“Situasi yang kita hadapi ini butuh keseriusan dan komitmen kita bersama. Selanjutnya yang perlu kita sadari bersama adalah orang pilihan untuk menghadapi situasi ini, saatnya untuk kita berkompetisi untuk menentukan apa yang selanjutnya ditempuh,” ungkapnya.

(Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir saat memantau hari pertama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SMPN 9 Kendari)
(Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir saat memantau hari pertama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SMPN 9 Kendari)

Lebih lanjut Sulkarnain menuturkan, setelah pandemi ini, semua pihak harus menyadari bahwa pendidikan merupakan hal penting dimana menjadi pilar utama untuk melakukan pembangunan.

Hadirkan Perpustakaan Digital

Tak sampai disitu, Pemkot kendari juga memudahkan para siswa dengan menghadirkan aplikasi perpustakan digital atau e-library yang secara resmi dilauncing walikota kendari sulkarnain kadir bertempat di aula perpustakaan sekolah menengah pertama negeri (SMPN 1 Kendari, Rabu 15 september 2021 lalu.

fb_img_1633163894580

Wali Kota Kendari mengatakan bahwa peran perpustakaan merupakan hal yang penting bagi perkembangan kemampuan literasi bagi siswa-siswi. sehingga hadirnya aplikasi e-library ini dapat mempermudah siswa-siswi untuk mencari literasi secara online. apalagi di masa pandemi covid-19 saat ini, siswa-siswi dapat mencari literasi tersebut tanpa harus datang langsung ke perpustakaan yang dapat memungkinkan terjadi pertemuan dan kontak fisik dengan orang lain.

Dirinya juga meminta kepada para guru dan orang tua di rumah agar dapat mendorong anak-anak mereka untuk mau membaca buku. karena membaca buku dapat membuka dan menambah wawasan sehingga mereka dapat meraih cita-cita di masa yang akan datang.

“Hadirnya e-library ini merupakan hal yang penting. Namun ini harus terus dikembangkan sehingga semua sekolah dan siswa-siswi dapat mengakses aplikasi ini. Semoga dengan hadirnya e-library dapat meningkatkan minat membaca pada anak-anak kita sehingga wawasan mereka bertambah sehingga lebih muda bagi mereka untuk mencapai cita-citanya”, kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kendari Makmur, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa aplikasi e-library ini diluncurkan untuk mendukung program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI tentang Digitalisasi Sekolah, serta mewujudkan visi Kota Kendari, yaitu “Mewujudkan Kota Kendari yang layak huni dan berbasis ekologi, teknologi dan informasi” agar mempermudah seluruh akses layanan pendidikan yang ada di Kota Kendari.

 “Sebanyak 88 SD dan 19 SMP se-Kota Kendari dapat mengakses layanan buku yang ada di aplikasi e-library. Disitu memuat ratusan jenis buku,” terangnya.

 img-20210906-wa0035

Dengan adanya aplikasi tersebut, disambut baik Kepala SMPN 1 Kendari, Abdul Hamid, menurutnya perpustakaan digital ini bisa memudahkan siswa dengan terlebih dahulu mendownload aplikasi kemudian melakukan registrasi.

 “Tentunya kami sebagai kepala sekolah sangat senang dengan hadirnya aplikasi ini bisa meningkatkan minat baca siswa di tengah Pandemi, karena akses nya sangat mudah,” pungkasnya.

Berani Terapkan PTM Terbatas

Upaya pemkot kendari itu pun direspon positif warga Kota Kendari khususnya ibu-ibu, terlebih pada awal September Wali Kota Kendari mengeluarkan Surat Rekomendasi Walikota Kendari Nomor 421.3/3812 tanggal 30 Agustus 2021 perihal Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang tentunya tetap memperhatikan prokes ketat.

Sulkarnain mengatakan meminta agar kebijakan yang diambil harus berdasarkan hasil rembuk bersama seluruh stakeholder dalam hal ini orang tua, komite sekolah bahkan OSIS untuk SMP.

“Inilah bentuk usaha kita, karena kita sadari betul dengan hadirnya Covid ini memaksa kita untuk melakukan penyesuaian serta relaksasi yang tidak hanya dilakukan untuk kebijakan ekonomi tetapi juga kebijakan dalam dunia pendidikan.” Jelasnya.

Gencarnya pembangunan Pemkot Kendari dibawah kepimpinan Sulkarnain Kadir guna Mewujudkan visi misi Kota Kendari sebagai Kota Layak Huni yang berbasis Ekologi, Informasi dan Teknologi dengan Meningkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat, Pembangunan Infrastruktur dan Menata Wajah Kota.

€sl Promotion

€sl Promotion