€sl Promotion

€sl Promotion
19/01/2022

Wali Kota Kendari Bakal Tuntaskan Pengerjaan Proyek Infrastruktur Daerah

2 min read

ADVERTORIAL – Ketika keadaan infrastruktur pada suatu negara lemah, maka itu berarti perekonomian di negara itu berarti berjalan secara tidak efisien bisa dikatakan seperti itu. Besarnya biaya-biaya yang terbilang sangat tinggi bisa berujung pada perusahaan dan bisnis yang kekurangan daya saing dikarenakan biaya tersebut. Dengan munculnya ketidakadilan sosial misalnya juga bisa menjadi salah satunya. Pastinya sulit bagi sebagian penduduk untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan ataupun susahnya anak-anak pergi ke sekolah karena perjalanannya terlalu susah dan terbilang cukup mahal.

Menurut data yang diterbitkan oleh sumber terpercaya, dari total pengeluaran perusahaan di Indonesia, sekitar 17 persen diserap oleh biaya logistik. Padahal dalam ekonomi negara-negara tetangga angka ini hanya di bawah sepuluh persen yang seharusnya. Jadi bisa dibilang infrastruktur yang kurang memadai juga mempengaruhi daya tarik investasi di negara Indonesia. Investor asing penuh kekhawatiran untuk berinvestasi pada negara Indonesia.

Indonesia infrastructure investment fisik yang kualitasnya kurang baik juga dapat menyebabkan masalah yang lebih buruk lagi. Tidak dapat dipungkiri juga, para investor harus mempertimbangkan kondisi negara Indonesia secara geografisnya. Dikarenakan negara Indonesia yang terletak pada garis khatulistiwa menjadi penyebab wilayahnya berada di area curah hujan tropis berat dan juga ditambah lokasi negara Indonesia terletak pada cincin api pasifik yang membuat negara Indonesia mudah dan rentan sekali dengan munculnya bencana alam. Hal tersebutlah yang dapat menjadi salah satu gangguan besar dalam arus barang dan jasanya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pernah bercerita bagaimana pentingnya infrastruktur sebagai salah satu pendukung berkembangnya industri kreatif di Indonesia. Selain itu penting pula untuk membangun sumber daya manusia yang mumpuni dalam mendukung terciptanya ekosistem industri kreatif yang baik. Karena dengan demikian mimpi negara Indonesia untuk menjadi negara yang maju dalam ekonomi dapat terwujud.

Hal seperti ini merupakan kesempatan untuk kalian untuk turut serta dan turut andil dalam infrastruktur negara sendiri yaitu Indonesia. Kalian juga bisa dibilang ikut serta memberikan kontribusi untuk membangun Indonesia dalam hal seperti ini.

 

Meratakan pembangunan

Pemerataan pembangunan merupakan sebuah langkah yang cukup besar untuk menuju pemerataan ekonomi. Dengan kemampuan ekonomi yang lebih baik, sebuah daerah maupun negara dapat menghidupi dirinya sendiri. Setelah tercapainya infrastruktur yang baik, maka semua akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk terlibat dalam proses ekonomi di dalamnya.


Menciptakan lapangan kerja baru

Kegiatan pembangunan infrastruktur Indonesia sendiri sebenarnya juga membuka lapangan pekerjaan baru untuk dan bagi penduduk daerah Indonesia. Hal ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang ada di daerah Indonesia pastinya. Faktor utama untuk membangun infrastruktur Indonesia pastinya sangat membutuhkan akan pengelolaan dan keterlibatan dari tenaga masyarakat Indonesia itu sendiri.


Membantu pemerataan pertumbuhan ekonomi

Dengan terbukanya kesempatan seperti ini melalui pembangunan infrastruktur Indonesia, maka akan semakin banyak juga investor yang ikut serta memajukan daerah tersebut dan membuat Indonesia semakin mencapai apa yang telah dicita-citakan selama ini. Memutuskan untuk berinvestasi tentu itu bukan hal yang mudah, akan tetapi jika manfaatnya yang kalian dapatkan bukan hanya memberi keuntungan bagi diri kalian sendiri, mengapa bisa dibilang demikian? Jika kalian ingin bergelut dalam bisnis investasi mengenai pembangunan infrastruktur Indonesia, sebelumnya ada baiknya dan disarankan sekali untuk kalian mencari wawasan terlebih dahulu mengenai prospek untuk kedepannya seperti apa.

Apalagi infrastruktur merupakan roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Dari alokasi pembiayaan publik dan swasta, infrastruktur dipandang sebagai lokomotif pembangunan nasional dan daerah. Secara ekonomi makro ketersediaan dari jasa pelayanan infrastruktur mempengaruhi marginal productivity of private capital,

sedangkan dalam konteks ekonomi mikro, ketersediaan jasa pelayanan infrastruktur berpengaruh terhadap pengurangan biaya produksi (Kwik Kian Gie, 2002). Infrastruktur juga berpengaruh penting bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan manusia, antara lain dalam peningkatan nilai konsumsi, peningkatan produktivitas tenaga kerja dan akses kepada lapangan kerja, serta peningkatan kemakmuran nyata dan terwujudnya stabilisasi makro ekonomi, yaitu keberlanjutan fiskal, berkembangnya pasar kredit, dan pengaruhnya terhadap pasar tenaga kerja.

Dengan semangat tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akan memfokuskan  pembangunan sejumlah infrastruktur tahun 2021 melalui anggaran yang telah direncanakan melalui Rancangan Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (R-APBD).

foto-feature

(Desain Pembangunan Kantor Walikota Kendari yang Baru/ sumber google)

pembangunan-kantor-wali-kota-kendari-yang-baru-kembali-dilanjutkan-ini-perencanaannya-beritasultra-id_

 

Fokus pembangunan tersebut yakni penanganan infrastruktur kesehatan beserta kelengkapan peralatan kesehatan, pembangunan jalan, dan jembatan, serta peningkatan kualitas air minum.

Hal ini disampaikan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, saat menyerahkan dokumen R-APBD Tahun Anggaran (TA) 2021 di Gedung DPRD Kota Kendari.

Wali kota mengatakan R-APBD 2021, akan menjadi instrumen dalam rangka mendorong pertumbuhan sektor ekonomi untuk mengatasi kemiskinan dan membuka lapangan kerja bagi warga dimasa pandemi Covid-19.

Sebagai langkah awal, Pemkot Kendari mengajukan pinjaman dana ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp349 miliar, untuk persiapan pembangunan infrastruktur tersebut.

“Kita akan usahakan, semoga prosesnya bisa lebih lancar dan Desember ini kita bisa tandatangani MoU dengan PT SMI,” imbuhnya.

Pinjaman PEN daerah dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pemulihan ekonomi di daerah. Sudah ada beberapa pemerintah daerah yang melakukan terobosan mengkombinasikan pinjaman PEN ini dengan penugasan kepada BUMD (blended finance) guna pelaksanaan pembangunan infrastruktur maupun kegiatan prioritas di daerahnya. Sehingga upaya daerah mewujudkan inovasi untuk menata keuangannya, khususnya juga dalam meningkatkan akses terhadap sumber-sumber pinjaman daerah yang dapat mempercepat pembangunan dan pemulihan ekonomi di daerah.

Selain itu, ada beberapa pembangunan yang menjadi titik focus Wali Kota Kendari diantaranya:

Pembangunan gedung kantor Wali Kota Kendari direncanakan bakal rampung awal 2022 mendatang. Hal ini setelah Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir melakukan peninjauan di lokasi pembangunan, Kamis (2/9/2021).

Sulkarnain Kadir berharap pada awal 2022 Kantor Wali Kota Kendari sudah selesai dan dapat digunakan, meski hanya sebagian dari keseluruhan pembangunan.

Dari pembangunan itu, yang sudah mulai tampak yakni ruang kerja pimpinan, musolah, parkiran, mall pelayanan publik dan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya.

Kemudian, Pembangunan The Park Mall Kendari atau yang lebih dikenal dengan Kendari Park kini mulai kelihatan, bahkan progresnya sudah mencapai 60 persen.

2020-09-10-1024x768

(Desain Pembangunan Kendari Park/ sumber google)

kendari

 

Salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Lulo itu bakal ditargetkan rampung akhir 2021.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, mengatakan, berdasarkan hasil pantauan langsung di lapangan, pembangunan Kendari Park menunjukkan kemajuan yang begitu pesat.

Terbukti, konstruksi lantai dasar dan lantai satu telah rampung, sementara lantai dua dan tiga masih dalam tahap pengerjaan.

“Tinggal di-finishing dan ditambah sentuhan dan aksen dekorasi supaya lebih menarik. Dari depan juga sudah tampak kemegahannya, kita pastikan bisa rampung tahun ini dan sudah bisa di-soft launching,” paparnya.

(Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir saat diwawancarai awak media usai serahkan Bansos bagi nelayan)
(Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir saat diwawancarai awak media usai serahkan Bansos bagi nelayan)

Politisi PKS ini mengungkapkan, hadirnya Kendari Park bisa merekrut sekitar 70 pekerja tenaga kerja lokal dari rencana dua ribu tenaga yang akan direkrut.

Selain itu, hadirnya Kendari Park juga bisa memacu perekonomian daerah pada masa pandemi Covid-19 saat ini.

Pembangunan Taman Kota Kendari menjadi Taman Kalosara yang terletak di depan kantor Wali Kota Kendari yang baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mulai membangun taman dan monumen Kalosara.

Sulkarnain Kadir mengungkapkan, pembangunan taman tersebut sebagai wujud Pemkot Kendari dalam menjaga dan melestarikan budaya Suku Tolaki.

“Pembangunan sudah mulai digagas, Insyaallah tahun depan (2022) segera rampung dan saya kira tadi sangat positif ide-ide gagasannya dari teman-teman Tamalaki untuk bisa mewujudkan simbol kebudayaan masyarakat Tolaki yang diangkat menjadi identitas dari taman kota Kendari,” ucapnya.

 

(Desain Pembanguan Taman Kalosara)
(Desain Pembanguan Taman Kalosara)

 

Dengan menargetkan tahun depan pembangunan taman tersebut sudah dapat dinikmati oleh masyarakat Kota Kendari, pemkot telah menyiapkan dana anggaran pembangunan dengan kisaran Rp20 miliar.

Namun untuk pembangunan tahun ini baru disiapkan Rp12 miliar yang selanjutnya akan dilanjutkan tahun depan (2022).

Kemudian dalam penataan kawasan kumuh Bungkutoko dan Petoaha di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kini bakal menjadi destinasi wisata baru dengan konsep Waterfront City (wisata air).

Hal ini menyusul telah rampungnya penataan kawasan tersebut melalui kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh yang ada di tepi sungai.

Sulkarnain Kadir mengatakan, untuk merubah kawasan Bungkutoko dan Petoaha itu tentunya tidak mudah, khususnya tidak semua daerah di Indonesia mampu mengimplementasikan konsep water front city, namun Bank Dunia dan Kemen PUPR tertarik pada konsep yang ditawarkan oleh pemerintah kota.

“Terbukti hari ini kita meyakinkan pemerintah pusat dengan program Kotaku kita mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat dan Bank Dunia, bahkan laporan kita termasuk terbaik di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Apa yang dilakukan Pemkot Kendari sejalan program pemerintah Pusat. Bahwa Pembangunan infrastruktur kunci penting dalam mendorong transformasi ekonomi di Indonesia.

Melalui Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut B Pandjaitan menyatakan ketersediaan hal tersebut dapat mempengaruhi efisiensi biaya logistik yang dikeluarkan oleh para pelaku usaha menjadi berkurang signifikan.

“Pengeluaran biaya pengiriman,  dapat ditekan oleh para pelaku usaha ketika menggunakan infrastruktur yang telah disediakan oleh pemerintah saat ini. Maka dipastikan arus pengiriman barang dapat dilakukan lebih cepat dan hemat,” ujarnya  dalam Diskusi Media (Dismed) Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang digelar secara virtual dari Ruang Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Selasa (29/12/2020). 

Menurut Menko Luhut, infrastruktur yang dibangun membuka akses secara langsung dalam menghubungkan sentra perekonomian di daerah daerah lainnya. “Kita dapat menurunkan biaya angkut logistik lebih objektif,” katanya. 

Pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan pemerintah juga berdampak positif terhadap stabilitas harga barang dan mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lebih berkembang.

Stabilitas harga barang di wilayah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan (3T) dikatakan Luhut menjadikan disparitas harga barang antar wilayah di Indonesia tidak terlalu mencolok dan terjangkau oleh masyarakat. “Mempengaruhi disparitas harga di wilayah 3T,” ujar Menko Marves.

Dengan pembangunan infrastruktur yang menyambungkan sentra-sentra perekonomian, maka dapat menekan biaya pengiriman logistik secara signifikan. Adanya hal tersebut, menjadikan harga barang cenderung stabil hingga ke daerah-daerah lainnya. 

“Dapat membuat disparitas harga barang di Indonesia timur dan barat tidak terlalu tajam,” kata Menko Luhut.