Wakatobi Wave 2018 Jadi Ajang Promosi Produk Kerajinan dan Kuliner Masyarakat

 

SULTRALINE.ID, WAKATOBI – Pesona Wakatobi Wonderfull and Expo (Wave) 2018 yang digelar di Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, selama tiga hari mulai dari tanggal 11 hingga 13 November. Mampu menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Tidak hanya menampilkan budaya dan tradisi masyarakatnya. Wakatobi Wave juga menjadi ajang promosi produk kerajinan dan kuliner.

Sebanyak 30 stand di lapangan merdeka Wangi-wangi menampilkan produk untuk diperlihatkan kepada setiap pengunjung yang hadir. Produk kerajinan yang dibuat oleh tangan tangan terampilpun tidak luput jadi perhatian setiap pengunjung. Terdapat produk kerajinan yang terbuat dari bahan-bahan yang mudah didapatkan di Wakatobi seperti tempurung kelapa dan olahan sampah plastik.

Kuliner buatan masyarakat lokalpun ditampilkan. Terdapat abon ikan tuna , kerupuk, stik dari olahan tulang ikan tuna, mie rumput laut, dan masih banyak lagi.

 

(Ketgam : Kerajinan tangan asli masyarakat Wakatobi yang dipamerkan di event Wakatobi Wave 2018)

 

“Disini kami bisa mempromosikan hasil produk yang kami buat sehingga dapat ketahui oleh masyarakat luas. Meskipun produk kerajinan maupun kuliner yang kami buat sudah banyak yang terjual, kami tetap menerima saran dan masukan untuk berkembangnya usaha ini,” ungkap Muhamad Rojali, asal Kelurahan Wali, Kecamatan Binongko yang bertugas sebagai Pembina Sentra penyuluhan kehutanan pendesaan koncu patua Wali, Senin (12/11/2018).

Untuk diketahui, kemarin (11/11/2018) secara resmi Gubernur Sultra Ali Mazi membuka langsung Wakatobi Wave 2018 sebagai penguatan sektor pariwisata yang ada di Sultra.

Laporan : Samidin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.