March 25, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, KENDARI – Kegiatan kampus USN Kolaka tak henti-hentinya berbenah terlihat kegiatan yang tengah di lakukan di Auditorium kampus yaitu “Sekolah Legislatif Se Kabupaten Kolaka, selasa (18/12/2018).

Dari pantauan Sekolah ini di mulai pada pukul 08.00 hingga 16.00 wita di auditorium. Dalam keterangannya pihak panitia, Iwan dari fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (Fisip)  ini mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan hanya dua hari lamanya, dan ini adalah kegiatan yang pertama kalinya dilakukan di kolaka untuk para mahasiswa yang ingin bergelut di dalam dunia pemerintahan.

“Yang kami inginkan ratusan peserta yang bisa ikut dalam sekolah legislatif ini, namun nampaknya belum mencapai segitu karena kami lihat registrasi baru ada sekitar 50an peserta, tapi kami tetap buka pendaftaran walau dalam proses sudah berlangsung,” tutur Iwan.

Lanjut ia, terkait masih kurangnya peserta ini dikarenakan mahasiswa baru yang ikut juga masih banyak yang tidak mau meninggalkan  mata kuliahnya karena baru aktif dalam belajar.

“Jadi yang mendominasi peserta ini adalah mahasiswa yang sudah senior di tambah maba (mahasiswa baru) dan sumua peserta ini masih aktif  dalam kuliah, kenapa kita lakukan sekolah legislatif ini tujuannya adalah ketika kelak nanti sudah keluar dari USN, mereka sudah memahami apa yang telah mereka dapatkan bisa menjadi bekal ilmu ketika sudah ada dalam masyarakat unuk mengabdi artinya memahami apa yang di sandangnya,” jelasnya

Ia menambahkan, adapun materinya yang disajikan antara lain kebijakan publik, metode sidang DPM an  legislatif, illegal drafting, dan pemateri yang mereka datangkan dari dalam kampus saja.

“Ada dari Kendari, namun beliau berhalangan belum bisa hadir. Adapun yang memotivasi kami dengan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman untuk persiapan bila kelak sudah ada di luar. dan menjadi anggota legislatif,” ujarnya.

“Tentang yang hadir ada perwakilan Dekan Fisip Ibu Nursamsia, dan Dr. Sabaruddin. Dalam prosesnya kita mengundang setiap kampus, dan lewat surat izin dari semua kita lakukan. Ada dari Akbid Almawaddah masih ada lagi yang lainnya. Begitu pula dana memang sudah ada porsi tersendiri,” tambahnya

Ia pun berharap dengan kegiatan ini mampu menciptakan mahasiswa yang mengerti dengan legislatif.

“Untuk menciptakan legislatif yang berwawasan demokratis, aspiratif, solutif, dan professional,” tandasnya.

Laporan : Sri

No Comments