Unggah Foto Bersama Calon Gubernur Sultra di FB, Kades Ini Diperiksa Panwaslu Muna

SULTRALINE.ID, MUNA –  Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten  Muna telah melakukan pemeriksaan kepada Kepala Desa (Kades) Raimuna, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra), Syahid Adad,  karena diduga telah melakukan pelanggaran tindak pidana pemilihan umum.

Dugaan tersebut berawal dari temuan berupa foto Syahid bersama salah satu calon Gubernur Sultra, Ali Mazi, sambil mengangkat jari telunjuk yang diunggah oleh akun bernama Wa Ambe di grup facebook (FB) Sultra Watch pada (31/3/2018) lalu.

Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Muna, Aksar mengatakan, berdasarkan unggahan foto di FB itu pihaknya kemudian melayangkan surat panggilan terhadap pelapor, saksi dan terlapor untuk diperiksa lebih lanjut. Kata dia, rapat pleno pembahasan pertama diadakan di sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) pada Rabu (04/04/2018) lalu.

Namun setelah melakukan rapat pembahasan kedua, dugaan pidana pada pasal 188 jo pasal 71 ayat 1 UU 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur (Pilgub), Bupati dan Walikota atas kasus itu ternyata tidak memenuhi unsur pelanggaran.

“Keterangan para saksi tidak kuat dan tidak cukup bukti, karena hanya berdasarkan foto yang di upload, sehingga dia (Syahid adad, red) terbebas dari dugaan itu,” kata Aksar saat ditemui di kediamannya, Minggu (08/04/2018).

Lanjutnya, Ia menjelaskan jika pada saat itu terlapor hanya kebetulan bertemu dan meminta foto bersama Ali Mazi disalah satu Warung Kopi (Warkop) yang ada di Kota Kendari untuk dijadikan kenang-kenangan.

“Setelah diperiksa, dia juga ternyata punya foto bersama cagub yang lain. Dan tidak ditemukan adanya imbauan dari dia untuk menyuruh masyarakatnya mengarah pada salah satu cagub,” terangnya.

Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Muna, Aksar.

Untuk itu pihaknya mewarning bagi seluruh Kades dan perangkatnya agar menghindari segala bentuk kegiatan yang menjadi pelanggaran dalam ketentuan perundang-undangan dalam hal pemilihan umum.

Laporan: Baharuddin Palugu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.