Umar Samiun Ditangkap KPK?

24 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SULTRALINE.ID, KENDARI – Pasca ditolaknya Praperadilan yang diajukan Bupati nonaktif Buton, Samsu Umar Abdul Samiun oleh Hakim Tunggal Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Noor Edi Yono, Selasa (24/1/2017) kemarin, hari ini, Rabu (25/01/2017) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mengirim tim ke Buton untuk melakukan penangkapan paksa.

Penangkapan secara paksa ini dilakukan KPK setelah Umar Samiun mangkir atas panggilan pemeriksaan KPK yang dijadwalkan pada 23 Desember 2016, 4 Januari 2017, 13 Januari 2017 serta 23 Januari 2017 lalu.

Keberadaan Tim KPK dibenarkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buton, AKBP Andi Herman saat dikonfirmasi SULTRALINE.ID melalui sambungan selulernya. Namun, ia menjelaskan dirinya tidak mengetahui secara detail maksud dan tujuan datangnya Tim KPK tersebut.

“Iya benar ada tim dari KPK, tapi kita tidak disampaikan maksud dan tujuan, hanya pemberitahuan untuk pengamanan,” jelas AKBP Andi Herman saat dihubungi sore tadi.

Pada SULTRALINE.ID ia juga menjelaskan, bahwa Tim dari KPK tidak berada di Kabupaten Buton melainkan di Baubau. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci agenda KPK di Baubau.

Mendalami informasi ini, SULTRALINE.ID juga menghubungi Kapolres Baubau, AKBP Seno Aji. Namun sayangnya, nomor ponsel Kapolres tidak bisa dihubungi.

Hingga berita ini ditayangkan, SULTRALINE.ID masih menunggu konfirmasi dari Juru Bicara KPK, Febry Dyansyah via selulernya untuk mengetahui perihal pasti atas penangkapan tersebut.

Sementara itu, sumber SULTRALINE.ID di Baubau membenarkan adanya informasi penangkapan Umar Samiun oleh Tim KPK. Dijelaskannya, Umar Samiun ditangkap di Rumah Pribadinya yang berada di kelurahan Bukit Wolio Indah (BWI).

Laporan: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.