Tragedi Bom di Surabaya, Jurnalis Online Indonesia Beri Seruan ini

SULTRALINE.ID, JAKARTA – Menyikapi peristiwa pengeboman di Gereja di Surabaya, yang terjadi pada Minggu pagi, 13 Mei 2018. Jurnalis Online Indonesia (JOIN) melalui Pengurus Pusat menyerukan ini:

1. Mengutuk keras tindakan biadab pelaku pengeboman. Terorisme adalah kejahatan luar biasa dan tidak dibenarkan oleh agama apapun.

2. Meminta dan menghimbau agar seluruh jurnalis online Indinesia berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dan kode etik JOIN dalam memberitakan peristiwa teror bom di Surabaya.

3. Tidak menampilkan secara jelas gambar korban yang terluka dan berdarah dari korban tragedi bom

4. Selalu check dan re-chek setiap informasi terkait teror bom secara benar sebelum dipublikasi

5. Tidak ikut menyebarkan dan membagikan gambar atau video korban teror bom di media sosial atau applikasi percakapan, guna menghormati kerabat dan keluarga korban

7. jurnalis online harus tetap memberitakan, mendorong dan mendukung aparat kepolisian menangani kasus ini secara menyeluruh dan tuntas

8. Jurnalis Online harus ikut serta menjaga stabilitas nasional, dengan terus menumbuhkan harapan rasa aman dan teang serta tidak menimbulkan rasa ketakutan dimasyarakat. (join)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.