Tingkatkan Kualitas Dosen, USN – ADRI Gelar Internasional Conference Hadirkan Pemateri Luar Negeri

SULTRALINE.ID, KOLAKA – Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka bersama Asosiasi Dosen Republik Indonesia (ADRI) menggelar international Conference yang di hadiri ratusan pengajar dan mahasiswa.

ADRI hadir di kampus USN Kolaka menggembleng ratusan mahasiswa dan pengajar mengikuti seminar Internasional sehari di salah satu hotel ternama di Kolaka, pada Senin (03/12/2018).

Dari pantauan peserta sangat antusias hingga panitia kewalahan menerimah para pendaftar yang terus mengalir, walau acara sudah berlangsung. Dalam kegiatan itu yadi hadiri lima rektor dari universitas salah satunya japan membuat seminar semakin kental dengan suasana intelektual. Acara yang berlangsung pada pukul 09.25 Wita diawali dengan tarian daerah dari Sulawesi Tenggara.

Para petinggi akademika disambut dengan pengalungan kain berhias pita.Acarapun di buka oleh rektor usn kolaka sebagai tuan rumah di ADRI.

Salah satu panitia penyelenggara seksi acara seminar adri di temui, Sari Kartika menuturkan pada media ini bahwa tujuan ADRI ini untuk meningkatkan kualitas dosen, untuk meningkatkan kenaikan pangkat dan golongan mereka.

“Jadi harus ikut kegiatan journal international, karena ini merupakan point tertinggi bagi mereka khususnya para pengajar dalam hal dosen universitas ataupun dosen seluruh indonesia,” katanya

Tentang peserta, lanjut Ia, yang tercover itu sebanyak 130 orang namun kenyataan di hati H masih ada yang berdatangan atau bertambah hingga jumlah peserta dua ratus lebih di tempat kegiatan.

“Peserta seluruhnya berasal dari tanah air Indonesia, namun pemateri berasal dari berbagai negara sedangkan peserta mahasiswa berasal dari berbagai universitas di indonesia. Adapun kegiatan ADRI itu di laksanakan setiap tahun, baik di indonesia maupun di luar negeri. Dan rencana ADRI berikutnya akan melirik negara Thailand dan di USN – ADRI adri ini baru di laksanakan. Kebetulan pak rektor adalah salah satu anggota ADRI juga jadi beliau di beri kepercayaan untuk melaksanakan adri tahun ini untuk USN, tuturnya.

Ia menambahkan, sebelumnya ADRi ini sudah pernah di adakan di indonesia tapi tahun 2018 ini jatah untuk kampus USN kolaka sebagai penyelenggara. Adapun proses persiapan hanya kurang lebih satu bulan

“Pemateri yang hadir yang berasal dari berbagai negara yaitu Thailand, Jepang, Malaysia, Singapura dan Indonesia sendiri. materi yang di bawakan setiap negara itu di sesuaikan basic keilmuan, keadaan sesuai profesi dan ilmu mereka masing-masing para pemateri mencontoh setiap daerah nya potensi apa yang mereka bisa gali atau mereka bisa tingkatkan di daerahnya dan bisa di promosikan bahwa inilah yang cocok buat daerah kami seperti itu. Jadi bagi yang ingin melanjutkan studynya mereka bisa keluar negeri dan di beri kesempatan dan pilihan untuk melanjutkan pendidikannya. Dan juga di dukung beasiswa, sehingga mereka yang punya kesempatan punya kecerdasan akan di isinkan mengikuti perkuliahan lebih lanjut di luar negeri dalam hal ini S2,” paparnya.

Dengan begitu, yang ingin lanjut bisa dapat pendidikan dan ruang lingkup dari ikatan ADRI.

“Yang ikut semua itu Dosen karena ADRI adalah kegiatan dosen sedangkan mahasiswa yang ikut di jadikan sebagai penonton untuk membuka fikiran mereka bahwa untuk menjadi seorang Dosen butuh proses dan perjuangan dan pengorbanan yang memang di waktu berkorban, untuk meningkatkan kualitas karena kapan tidak seperti itu mereka tidak akan bisa lanjut untuk mengikuti kegiatan ADRI ini,” bebernya.

 

(Ketgam : Rektor USN Kolaka, Dr. Azhari saat membawakan sambutan)

 

Lebih jauh, untuk kegiatan ini peserta di berikan piagam terkhusus dari ADRI yang bertandatangan di sertifikat. Untuk biaya itu dari peserta itu sendiri dan dari pihak ADRI juga ada walau tidak sebanding dari peserta dan dana dari itu di gunakan untuk kebutuhan dalam kegiatan itu.

“setiap peserta biaya pendaftaran sebanyak Rp 750 dengan mendapatkan sertifikat dan palayanan materi dan mereka di beri kesempatan memaparkan journal international mereka. Kedepan otomatis akreditas dosen-dosen itu bertambah kejenjang peningkatan golongan mereka dari staf ahli menjadi lektor kepala sedangkan untuk mahasiswa fungsinya mengikuti kegiatan seperti ini walau tidak di libatkan semua. Untuk mewakili fakultasnya mereka, namun ini untuk membuka fikiran bahwa setelah selesai strata 1 bukan hanya sampai di situ saja tapi masih ada jengjang berikutnya.

“harapan kedepan dengan ADRI ini bisa di perlihatkan pada universitas yang lain yang belum sempat mengadakan ADRI, semoga lni juga bisa terselenggara di kampus lain, “tandas Sari.

Adapun pemateri yakni 1.Prof.Kuniyoshi shimizu, Ph. D dari Kyushu University Japan; 2. Prattana Srisuk, M. Si. M. Sc. Ph. D dari Rajamangala University Technology Krungthep Thailand; 3.Prof. Dr. Ahmad Tarmizi Bin Abdul Karim, M. Sc. dari University Tun Hussein Malaysia; 4.Prof. Dr. H. M. Nurdin, M. Sc. Dari Universitas Haluoleo Kendari dan; 5.Prof. Dr. K. H. Abdul Wahid Maktub .
mewakili Menristekdikti.

 

Laporan : Sri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.